Koleksi MAC Cosmetics Khusus Imlek Bermakna Keberuntungan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koleksi MAC Cosmetics khusus Imlek. Instagram

    Koleksi MAC Cosmetics khusus Imlek. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - MAC Cosmetics meluncurkan koleksi makeup khusus Imlek 2019 bernama Lucky Red. Label kosmetik asal Kanada ini mengadopsi warna merah sebagai pembawa keberuntungan yang menjadi ciri khas di setiap Tahun Baru Imlek.

    Baca: Tahun Baru Imlek Khas dengan Merah, Artinya Tidak Hanya Beruntung

    Tampilan koleksi MAC Cosmetics khusus Imlek ini dikemas dengan warna merah dihiasi bunga lotus. Ada lima pilihan warna lipstik, yakni Lucky in Love (matte merah muda keunguan), Lotus Light (merah muda yang kuat), Ruby Woo (matte retro merah kebiruan), Russian Red (matte merah kebiruan), dan Lady Danger (matte merah coral yang cerah).

    Warna merah dipilih karena menggambarkan nuansa cerah dan glamor pada bibir setiap perempuan. Sementara, tampilan matte lipstik agar warna tetap bertahan lama.

    Selain lima pilihan lipstik, MAC Cosmetics juga merilis dua nuansa perona pipi, Love Cloud and Melba dalam satu kemasan. Warna merah muda dan coral bisa menjadi pilihan saat merias wajah. Tak ketinggalan, koleksi kuas makeup Lucky Red.

    Agar tampilan lipstik merah matte bertahan lama dan segar, berikut tips makeup yang bisa diterapkan, seperti dikutip dari laman Forbes.

    - Oleskan bedak ke bibir sebelum mengoleskan lipstik merah. Lapisan tersebut bisa menjadi dasar dan membuat warna lipstik lebih tahan lama di bibir.
    - Pastikan kondisi bibir lembap untuk mendapatkan tekstur matte yang ideal. Gunakanlah sedikit lipbalm atau lipgloss setelah memulas lipstik merah di bibir.
    - Sebelum memakai lipstik, gunakan pensil bibir lebih dulu untuk membingkai bentuk bibir. Kemudian, pakai lipstik dari arah bawah ke atas.

    SILVY RIANA PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Puncak Gunung Everest Mencair, Mayat Para Pendaki Tersingkap

    Akibat menipisnya salju dan es di Gunung Everest, jenazah para pendaki yang selama ini tertimbun mulai tersingkap. Ini rincian singkatnya.