6 Pantangan Saat Hari Raya Imlek, Jauhkan Sapu, Gunting, Daging

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Imlek. Shutterstock

    Ilustrasi Imlek. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Raya Imlek berlangsung hari ini, Selasa 5 Februari 2019. Keluarga berkumpul, makan bersama, saling mendoakan, dan menjunjung harapan yang lebih baik di sepanjang tahun ini.

    Baca: Angpao di Hari Raya Imlek, Ada Koin Bercahaya Pengusir Sui

    Momentum Imlek lekat dengan berbagai hal yang menjadi keyakinan masyarakat Tionghoa. Ada makanan khas atau lebih tepatnya wajib dihidangkan khusus Imlek. Ada pula pantangan yang harus dihindari. Mengutip laman China Highlights, berikut ini 6 pantangan yang dilakukan saat Hari Raya Imlek.

    1. Dilarang berobat atau minum obat
    Tradisi tidak minum obat atau tidak berobat di hari pertama Imlek diyakini mencegah datangnya penyakit selama setahun. Bahkan, ada beberapa daerah di Cina yang penduduknya sengaja memecahkan pot obat herbal saat lonceng tahun baru berdentang. Mereka meyakini tradisi ini mampu mengusir penyakit di tahun mendatang.

    2. Dilarang menyapu
    Menyapu dan membuang sampah juga diasosiasikan sebagai menghalau keberuntungan di tahun baru. Menyapu di tahun baru sama saja dengan membuang kemapanan keluar rumah. Sementara menyapu dilarang, penghuni rumah yang merayakan Imlek diharapkan membuang sampah sebagai simbol membuat keberuntungan atau nasib baik dari rumah.

    3. Dilarang menyantap bubur dan daging
    Makan bubur tidak diizinkan saat Imlek. Sebab makanan ini dikaitkan dengan masyarakat miskin dan tabu memulai hari pertama di tahun baru dengan hal-hal yang bermakna kemiskinan. Hidangan daging beserta olahannya juga tak boleh sebagai wujud menghormati Buddha.

    Baca juga: Libur Imlek di Mal, Cek Agenda Imlek di 5 Mal Besar di Jakarta

    4. Dilarang mencuci pakaian dan rambut
    Pada hari pertama dan kedua Imlek, warga Tionghoa dilarang mencuci pakaian karena bertepatan dengan ulang tahun Shuishen, Dewa Air. Rambut juga tidak boleh dicuci pada hari pertama Tahun Baru Imlek. Sebab, pengucapan dan karakter huruf rambut dalam bahasa Cina sama dengan fai in facai yang bermakna menjadi kaya. Artinya, keramas sama seperti membasuh kekayaan di awal tahun baru.

    5. Dilarang memakai benda tajam
    Tahun Baru Imlek pertanda harus menjauhi pisau, gunting, dan jarum untuk mencegah kecelakaan, melukai orang. Masyarakat Tionghoa percaya penggunaan benda tajam ini tidak menguntungkan karena bermakna menipiskan kekayaan di tahun mendatang.

    6. Pantangan buat para istri
    Perempuan yang sudah menikah dilarang berkunjung ke rumah orang tuanya saat Hari Raya Imlek. Kalau sampai dilanggar, masyarakat Tionghoa meyakini akan membawa sial bagi orang tua dan bisa menyebabkan kesulitan ekonomi bagi keluarga. Perempuan yang sudah menikah dapat mengunjungi rumah orang tuanya pada hari kedua Imlek.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.