Pakem Titi Kamal dalam Memilih Busana

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Titi Kamal dalam peluncuran koleksi Minimal Luxury Lunar New Year di Lara Djonggrang, Jakarta Pusat, Rabu 30 Januari 2019. TEMPO | Silvy Riana Putri

    Titi Kamal dalam peluncuran koleksi Minimal Luxury Lunar New Year di Lara Djonggrang, Jakarta Pusat, Rabu 30 Januari 2019. TEMPO | Silvy Riana Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Titi Kamal selalu tampil menawan dalam berbusana. Wanita 37 tahun ini berbagi tips memilih pakaian dan menerapkan standar fashion yang cocok dan nyaman untuknya.

    Baca: Titi Kamal Tertawa Dengar Arjuna Ingin Kakak Perempuan

    Ketika menentukan busana yang hendak dikenakan, Titi Kamal pertama kali memperhatikan siluet dan motifnya. Ibu dua putra ini tidak terlalu suka desain busana yang terlalu heboh.

    “Saya tidak terlalu suka model busana yang heboh di berbagai titik. Cukup di satu bagian saja," kata Titi Kamal di Jakarta. Contoh, jika atasan sudah ramai motif, maka celananya yang polos. Begitu pula sebaliknya, kalau rok atau celana sudah berwarna dan bermotif, maka pilih atasannya busana yang lembut.

    Mengenai pilihan warna, Titi Kamal menyukai warna-warna cerah, seperti merah atau biru yang disesuaikan dengan tema acara. Dia juga terkadang memadupadankan warna dengan keluarga kecilnya.

    Titi Kamal bersiap-siap untuk sesi pemotretan di Jakarta. Tempo/Aditia Noviansyah

    Model cutting busana yang disenangi Titi Kamal juga beragam. Dia suka busana dengan potongan slim, loose, ataupun flare dress. “Saya suka cutting yang tidak membuat tubuh saya terlihat besar," ucap perempuan kelahiran 7 Desember 1981.

    Baca juga: Titi Kamal Blak-blakan Soal Komunikasi, Me time, dan Anak

    Titi Kamal menjelaskan, setiap busana yang dia pakai adalah pilihannya sendiri, minus campur tangan suami, Christian Sugiono. "Dia tidak mengerti barang-barang cewek," katanya. "Kalau enak dilihat, itu sudah oke."

    SILVY RIANA PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.