Sandra Dewi Berbagi Tips Diet Ampuh Buat Ibu Melahirkan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandra Dewi. TEMPO/Astari P Sarosa

    Sandra Dewi. TEMPO/Astari P Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Sandra Dewi baru saja merayakan ulang tahun pertama anaknya, Raphael Moeis. Sebagai figur publik, Sandra Dewi menceritakan pengalamannya sebagai ibu baru dan proses kehamilan sampai melahirkan.

    Baca: Sandra Dewi Bawa Perangkat Lenong Demi Nutrisi Anak Tercukupi

    Selama hamil, Sandra Dewi tahu banyak orang yang bertanya kenapa dia tetap terlihat singset. Sebab itu pula, publik tak heran jika setelah melahirkan tubuh Sandra Dewi cepat kembali seperti sedia kala.

    Sandra Dewi menjelaskan kalau selama hamil dia juga mengalami kenaikan berat badan yang sigifikan. “Sebenarnya pas orang bilang, kok hamil berat badannya enggak naik-naik, itu sebenarnya berat badan saya naik dua digit. Pas di bulan sembilan naik langsung banyak banget sampai enggak mau foto lagi,” tutur Sandra Dewi di Tokopedia Tower, Jakarta Selatan, Kamis 31 Januari 2019.

    Sandra Dewi dan anaknya Raphael Moeis. Instagram.com/sandradewi88

    Setelah Raphael Moeis lahir pada 31 Desember 2017, berat badan Sandra Dewi langsung turun sekitar 10 kilgram. Ditambah lagi dia harus menjaga Raphael Moeis sepanjang hari dan memberikan air susu ibu atau ASI eksklusif. “Jadi, diet paling ampuh adalah membeirkan ASI eksklusif dan mengurus anak. Saya tidak diet,” kata Sandra Dewi.

    Ketimbang menjalani diet tertentu, istri Harvey Moeis ini memilih menjaga kesehatan dengan menyantap makanan sehat, olahraga, dan selalu merasa bahagia. “Saya makan empat sehat lima sempurna, tapi enggak berlebihan. Dalam waktu dua bulan, berat badan kembali seperti semula," ucap Sandra Dewi.

    Artikel terkait: Sandra Dewi Ngebet Ingin Punya Anak Lagi, Ada 4 Alasannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.