Takaran Asupan Gula, Garam, dan Lemak yang Tepat dalam Sehari

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gula pasir. shutterstock.com

    Ilustrasi gula pasir. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat Indonesia memiliki kecenderungan menyantap olahan yang digoreng, instan, dan bercita rasa manis. Kebiasaan tersebut tanpa disadari melampaui batas harian asupan gula, garam, dan lemak atau GGL dalam tubuh.

    Baca: Apakah Takaran Garam dan Gula Anda Sudah Sesuai?

    "Salah satu dampak konsumsi gula, garam, dan lemak yang berlebihan bisa memicu stroke, diabetes, dan jantung," kata Noviana Halim, Brand Manager Tropicana Slim di acara Shopee bersama Tropicana Slim Ajak Masyarakat untuk Mulai Gaya Hidup Sehat di Almond Zucchini Cooking Studio, Jakarta Selatan, Selasa 22 Januari 2019.

    Menurut data WHO yang diungkapkan oleh Tropicana Slim, sebanyak 70 persen penduduk dunia meninggal karena stroke, jantung, dan diabetes. Ketiganya adalah jenis penyakit metabolisme yang ditimbulkan dari beragam asupan yang berlebihan. Sebab itu, pengendalian asupan harian gula, garam, dan lemak turut berperan dalam menjaga kesehatan.

    ADVERTISEMENT

    Batas asupan harian untuk gula, yaitu 50 gram atau 4 sendok makan. Gula di sini termasuk gula alami dalam buah dan susu. Kenyataannya, menurut Noviana Halim, orang kerap melampaui batas tersebut. Contohnya, ketika meminum es cendol setara dengan menyantap 1,5 sendok makan gula. Es teh manis mengandung 2 sendok makan gula.

    Mengemil dua buah donat sama dengan dua sendok makan gula. Bisa juga mengganti gula tebu ke pemanis alami, seperti gula jagung atau madu. Pilih camilan oatmeal di antara waktu makan.

    Artikel terkait: Penjelasan Dokter Mengenai Bahaya Konsumsi Gula Berlebih  

    Untuk batas asupan harian garam, yaitu 5 gram atau 1 sendok teh. Batasan ini yang selalu dilampaui dengan variansi santapan yang ada saat ini. Misalnya, dada ayam geprek sama dengan mengkonsumsi garam sebanyak 2,5 sendok makan.

    Sepotong martabak telur sama dengan asupan 1 sendok makan garam. Nasi goreng telur mengandung 1,5 sendok makan garam. Kurangi asupan garam pada makanan bercita rasa asin dan gurih, serta imbangi dengan olahraga untuk membakar kalori.

    Baca juga: Trik Mengakali Makanan Tetap Lezat tanpa Garam

    Sementara itu, batas asupan untuk lemak sebanyak 67 gram atau setara 5 sendok makan. Untuk mengurangi asupan lemak, disarankan memilih minyak jagung ketika mengolah bahan makanan. Minyak kelapa sawit yang ada di pasaran saat ini mengandung 50 persen lemak jenuh. Sementara minyak jagung mengandung lemak jenuh di bawah 10 persen.

    Cara membuktikan apakah minyak yang digunakan memiliki lemak jenuh atau tidak cukup mudah. Noviana Halim mengatakan, diamkan minyak selama dua hari di dalam kulkas. "Jika warnanya berubah menjadi putih pucat, itu tandanya kandungan lemak jenuh pada minyak tersebut tinggi," kata dia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.