Pentingnya Dukungan Keluarga Bagi Caitlyn Jenner

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Caitlyn Jenner, berpose dalam acara penghargaan Glamour Women Of The Year 2015 di New York City, 9 November 2015. Acara ini memberikan penghargaan bagi sosok yang telah menginspirasi dan memberdayakan kaum perempuan. Evan Agostini/Invision/AP

    Caitlyn Jenner, berpose dalam acara penghargaan Glamour Women Of The Year 2015 di New York City, 9 November 2015. Acara ini memberikan penghargaan bagi sosok yang telah menginspirasi dan memberdayakan kaum perempuan. Evan Agostini/Invision/AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Bulan April 2015 menjadi momen bersejarah bagi Bruce Jenner. Menuju usia 66 tahun, dia memutuskan untuk melakukan transgender dan mengganti namanya menjadi Caitlyn Jenner. Ayah kandung Kendall Jenner dan Kylie Jenner ini banyak mengalami perubahan dari segi fisik maupun hubungan di antara anggota keluarganya dari klan Jenner maupun Kadarshian.

    Baca juga: Komentar Ayah Kendall Jenner Soal Foto Bugil Anaknya

    Caitlyn Jenner mengatakan dukungan keluarga di masa perubahannya sangat penting. Salah satu bentuk dukungan yang diterimanya antara lain dari Kim Kadarshian West yang mengunggah foto Caitlyn Jenner di sampul majalah Vanity Fair. Bahkan, ikut menginfokan akun Twitter terbarunya Caitlyn Jenner di waktu yang sama. Begitu pula dengan Kendall dan Kyle yang mengunggah foto penampilan terbaru Caitlyn Jenner saat itu di akun Instagram dengan sapaan ayah.

    Melansir laman People, Caitlyn Jenner pun mengungkapkan rasa bangga kepada anggota keluarganya. “Saya punya 10 anak dan 14 cucu. Semua anak saya berkarya sangat baik, termasuk yang tidak selalu tampil di depan kamera. Mereka semua mencintai kegiatan yang dijalani, baik berwirausaha, selebriti, bermusik, dan pertunjukan. Saya sangat bangga,” katanya saat mengomentari reality show Keeping Up with the Kadarshians yang sudah memasuki musim ke-15.

    Seperti dikutip dari laman Good Therapy, mendengar dan mempercayai pengalaman setiap transgender adalah dukungan terpenting yang dibutuhkannya. Respons positif dan penerimaan keluarga ketika mendengar cerita transgender menjadi sumber kekuatan menghadapi respons publik.

    Selain itu, disarankan pula para anggota keluarga melakukan riset kecil-kecilan tentang transgender. Bagaimana cara menghadapi perubahan emosinya, cara berkomunikasi dengan sisi mereka yang baru, dan belajar memahami perubahan secara bertahap. Riset ini juga bertujuan agar bisa memahami istilah-istilah yang akrab di dunia transgender.

    Ciptakan pula support system yang mendukung bagi transgender. Selain anggota keluarga, mereka juga butuh dukungan para terapis ataupun komunitas untuk mendukung dari segi kompetensi ilmu dan pengalaman. Kadang-kadang kenyamanan ini tidak bisa ditemukan di dalam keluarga ataupun teman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.