Istri Ustad Maulana Meninggal, Kenali Apa Itu Kanker Usus

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jenazah almarhum Nuraliyah Ibnu Hajar atau yang dikenal Ummi Naura, istri Ustadz Maulana akan dimakamkan di Pekuburan Arab, Makassar. Instagram/@m_nur_maulana

    Jenazah almarhum Nuraliyah Ibnu Hajar atau yang dikenal Ummi Naura, istri Ustadz Maulana akan dimakamkan di Pekuburan Arab, Makassar. Instagram/@m_nur_maulana

    TEMPO.CO, Jakarta - Istri Ustad Maulana, Nuraliyah Ibnu Hajar, meninggal pada Minggu, 20 Januari 2019 di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Sulawesi Selatan.

    Istri Ustad Maulana yang populer dengan sapaannya 'Jamaah oh Jamaah' ini sakit kanker usus. Penyakit tersebut terdeteksi pada September 2018.

    Baca: Makanan Sehat Cegah Kanker Usus Besar

    Secara umum, gejala awal yang muncul pada penderita kanker usus adalah perubahan kebiasaan buang air besar. Bisa diare atau sembelit, selama lebih dari satu bulan.

    Mengutip laman Medical News Today, sel-sel tubuh tumbuh, membelah, dan mati secara teratur dalam periode tertentu. Kanker muncul ketika sel tumbuh dan membelah tanpa kendali namun tidak mati. Sebagian besar kanker usus berasal dari tumor non-kanker atau jinak, yang disebut polip adenomatosa, yang terbentuk di dinding bagian dalam usus besar.

    Sel kanker kemudian menyebar ke bagian lain dari tubuh melalui sistem peredaran darah dan getah bening. Sel-sel kanker ini tumbuh dan menyerang jaringan sehat di sekitarnya atau disebut juga proses metastasis.

    Melalui akun instagramnya Ustadz Maulana menyampaikan permintaan maaf apabila ada kesalahan atas almarhum Nuraliyah Ibnu Hajar atau yang dikenal Ummi Naura. Instagram/@m_nur_maulana

    Pertumbuhan sel yang tidak terkontrol dapat terjadi jika ada kerusakan genetik atau perubahan DNA memengaruhi pembelahan sel. Beberapa orang dilahirkan dengan mutasi genetik tertentu yang membuat mereka memiliki kemungkinan lebih besar mengembangkan kanker di kemudian hari.

    Ada orang akan memiliki bawaan genetik ini. Hanya saja, sel kanker tidak akan berkembang kecuali ada faktor eksternal yang memicunya. Usia adalah faktor risiko yang patut dipertimbangkan pada kanker usus. Sebab, sekitar 91 persen pasien kanker usus berusia di atas 50 tahun.

    Artikel terkait: Konsumsi Probiotik Salah Satu Cara Cegah Kanker Usus Besar

    Kanker usus besar lebih mungkin terjadi pada orang-orang dengan gaya hidup yang tidak banyak bergerak, mengalami obesitas, dan perokok. Karena usus besar adalah bagian dari sistem pencernaan, maka diet adalah faktor penting. Diet yang rendah serat dan tinggi dengan lemak sering kali dikaitkan dengan risiko kanker usus yang lebih tinggi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.