Tips Olahaga Buat Pasien Penyakit Jantung

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gagal jantung. shutterstock.com

    Ilustrasi gagal jantung. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasien penyakit jantung atau pernah menjalani operasi di area jantung mesti selektif dalam berolahraga. Jangan melakukannya gerakan olahraga tertentu tanpa panduan dokter.

    Baca: Bokek dan Masalah Keuangan Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

    Sebaiknya konsultasikan jenis olahraga dan gerakan apa saja yang boleh dilakukan dan dihindari. Jila sudah mendapatkan rekomendasi dokter, lakukan olahraga secara rutin demi menjaga kesehatan jantung. Berikut ini sejumlah kiat dari laman Web MD dan Medline Plus untuk pasien penyakit jantung saat berolahraga.

    1. Kendalikan diri
    Jangan terlalu banyak dan terlalu cepat melakukan gerakan. Ambil jeda di antara pergantian gerakan kemudian mulailah gerakan yang tidak terlalu intens dan tingkatkan secara bertahap.

    2. Jenis gerakan
    Gerakan aerobik membuat jantung dan paru-paru bekerja dalam jangka waktu lama. Latihan ini bisa membantu jantung menggunakan oksigen lebih baik dan meningkatkan aliran darah. Hanya saja, tidak semua gerakan aerobik bisa dilakukan oleh semua pasien jantung.

    Pilih gerakan aerobik dengan intensitas ringan, seperti berjalan, berenang, jogging ringan, atau bersepeda. Lakukan gerkan ini setidaknya 3 sampai 4 kali seminggu. Selalu peregangan atau luangkan 5 menit untuk menghangatkan otot dan jantung sebelum berolahraga.

    3. Lokasi dan waktu olahraga
    Jangan berolahraga di luar rumah saat terlalu dingin, panas, atau lembap. Kelembapan yang tinggi dapat membuat cepat lelah. Temperatur yang ekstrem mengganggu sirkulasi, mempersulit pernapasan, dan menyebabkan nyeri dada.

    Baca juga: Jangan Samakan Serangan Jantung dan Kanker, Ini Kata Dokter

    Saat cuaca panas, pilih olahraga di waktu pagi atau sore hari. Berhati-hatilah untuk tidak mengenakan terlalu banyak lapisan pakaian. Bisa memilih aktivitas di dalam ruangan, misalnya jalan-jalan di mal. Dalam kondisi dingin, tutup hidung dan mulut saat berolahraga di luar ruangan.

    4. Tetap terhidrasi
    Minumlah bahkan sebelum merasa haus, terutama di hari yang panas. Minum sangat penting untuk menjaga keseimbangan air dalam tubuh ketika aktif bergerak.

    5. Mandi
    Hindari mandi dengan air yang sangat panas, dingin, atau mandi sauna setelah berolahraga. Suhu ekstrem ini membuat jantung bekerja lebih keras.

    6. Berhenti atau ambil jeda olah raga, ketika...
    Dalam kondisi tidak enak badan atau demam. Pasien penyakit jantung harus menunggu sampai semua gejala itu reda, kecuali dokter memberikan arahan lain.

    Hentikan aktivitas jika jantung berdetak cepat dan tidak teratur atau jantung berdebar. Periksa nadi sebelum dan setelah beristirahat selama 15 menit. Jika masih lebih dari 100 denyut per menit, hubungi dokter.

    Penderita sakit jantung juga harus menghentikan aktivitasnya ketika merasa lemah dan pusing, mengalami pembengkakan di tubuh yang tidak dapat dijelaskan sebabnya, merasa tekanan atau sakit di area dada, leher, lengan, rahang, atau bahu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.