Kirana Larasati Ungkap Alasan Terjun ke Politik

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis yang maju sebagai caleg dari PDIP, Kirana Larasati berpose saat menghadiri konferensi pers perayaan 90 tahun Sumpah Pemuda di Gedung DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Selasa, 23 Oktober 2018. ANTARA

    Artis yang maju sebagai caleg dari PDIP, Kirana Larasati berpose saat menghadiri konferensi pers perayaan 90 tahun Sumpah Pemuda di Gedung DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Selasa, 23 Oktober 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Kirana Larasati menambah deretan selebriti yang terjun ke dunia politik. Ia menjadi calon legisliatif (caleg) untuk DPR RI dari Kota Bandung dan mengaku menikmati dunia barunya di bidang politik.

     

    "Mungkin ini memang passion ya, ketika masuk malah menjadi sangat suka gitu," katanya.

    Baca juga:
    Kriteria Pria Idaman Kirana Larasati, Pekerja Keras dan Mandiri
    Lika-liku Pernikahan Kirana Larasati hingga Berujung Perceraian

    Melalui kesempatan pertamanya terjun ke politik, Kirana mengusung misi mengangkat derajat kaum perempuan serta memajukan Kota Bandung bersama kaum muda atau milenial.

    "Karena banyak potensi yang bisa digali dari kaum milenial dan yang lebih menariknya lagi milenial ini sungguh kreatif dan banyak yang sukses," ujarnya.

    Ia juga berharap kalangan milenial agar lebih melek politik. "Sebagai contoh, harga kopi yang kita minum di pagi hari itu, harganya ditentukan oleh kebijakan politik yang ada. Jadi kalau kamu hanya bisa protes dan tidak mau ikut campur, itu salahnya di kamu. Seperti itu aku berusaha memberikan pemahaman politik seperti itu," ungkapnya.

    Kirana juga berharap Pemilu 2019 berlangsung damai dan para warganet diharapkan tidak bertengkar karena perbedaan pilihan, apalagi sampai menebar hoaks.

    Artikel lain:

    Pernikahan Impian Kirana Larasati, Outdoor dan Sederhana

    "Untuk para netizen, terpancing emosi itu biasa, yang tidak biasa itu adalah kalau terpancing untuk membuat berita bohong atau hoaks. Jadi, tahan-tahan kalau data atau berita atau bukti belum jelas sumbernya, jangan di sebar," tambahnya.

    Artis kelahiran Jakarta itu berpesan agar masyarakat menyerap berita dari media massa yang sudah terpercaya. "Kalau saya, begitu saya terima berita dari group Whatsapp, saya lihat dulu, saya telaah dulu dan saya cari kebenarannya dulu, kalau memang itu hoaks, saya diamkan atau saya tegur orang yang kirimi itu." tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.