Hindari Merangsang Bayi Belajar Duduk dengan Sitting Pillow

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi dan jam. shutterstock.com

    Ilustrasi bayi dan jam. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa orang tua menggunakan bantal berbentuk menyerupai donat atau sitting pillow supaya bayi dapat belajar duduk secara mandiri. Biasanya digunakan pada saat bayi berusia sekitar 7-8 bulan.

    Baca juga: 3 Kriteria MPASI Bisa Diberikan Sebelum Bayi 6 Bulan

    Namun sebaiknya hindari cara tersebut. Ini karena mendudukkan bayi secara pasif dengan bantuan bantal ketika mereka belum kuat duduk secara mandiri akan menghambat tahap perkembangan anak.

    Dampak Negatif Sitting Pillow untuk Bayi

    Akibatnya, akan berdampak pada kemampuan anak menguasai berbagai gerakan mulai dari merangkak sampai berjalan. Pakar kinesiologi (ilmu tentang gerakan otot dan sendi tubuh) dari pusat kebugaran Aileron Wellness, Poh Ying Bin, menganjurkan orang tua membiarkan anak bergerak bebas di lantai.

    Tujuannya untuk belajar mengangkat kepala, membalikkan, dan memutar tubuh sampai anak benar-benar siap untuk duduk secara mandiri. Saat berada di kereta dorong atau carseat, sebaiknya posisikan kereta dorong atau car seat pada sudut 45 derajat ketika digunakan untuk menghindari beban tubuh tertumpu pada sendi pinggul anak. 

    AURA

    Artikel lain:
    4 Penyebab Kepala Bayi Berkeringat, Tak Perlu Periksa ke Dokter
    Bahaya Produksi ASI yang Tertunda, Bayi Dehidrasi dan Menguning
    Manfaat Nutrisi dalam ASI sejak Bayi Lahir sampai Usia 6 Bulan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.