Ponsel, Laptop, Sarang Kuman dan Lebih Kotor dari Dudukan Toilet

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perempuan menggunakan ponsel. shutterstock.com

    Ilustrasi perempuan menggunakan ponsel. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita pasti setuju jika  dudukan toilet disebut sebagai salah satu benda yang paling banyak mengandung bakteri dan kuman. Ternyata, ada beberapa benda yang mengandung kuman dan bakteri lebih banyak dibanding dudukan toilet.

    Yang lebih gawat, benda-benda itu pun yang sering dipakai untuk aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa benda tersebut.

    Artikel lain:
    Tempat Sebaran Kuman di Kantor, Waspadalah!
    Kiat Menghindari Bakteri dan Bahaya dari Makanan

    #Tombol di lift
    Tidak banyak yang sadar bahwa tombol-tombol di lift ternyata mengandung banyak bakteri dan kuman karena tombol di lift juga digunakan oleh banyak orang. Menurut penelitian, setidaknya terdapat kuman 40 kali lebih banyak kuman di tombol lift daripada di dudukan toilet.

    ADVERTISEMENT

    #Papan ketik
    Laptop mungkin menjadi salah satu benda yang sering digunakan sehari-hari untuk menunjang aktivitas. Mulai sekarang, rajinlah membersihkan papan ketiknya. Pasalnya, papan ketik laptop disebut banyak terdapat bakteri E.coli penyebab diare. Cobalah bersihkan dengan tisu beralkohol.

    Baca juga:
    Awas, Perpindahan Kuman dari Badan ke Wajah lewat Handuk
    Waspada Munculnya Bakteri Saat Mengolah Bahan Makanan

    #Ponsel
    Benda satu ini tidak bisa lepas banyak orang dan ternyata juga mengandung bakteri lebih banyak dibanding dudukan toilet. Ada baiknya untuk mengurangi kebiasaan membawa ponsel ke kamar mandi. Hal itu akan membuat ponsel dihinggapi lebih banyak bakteri.

    #Tas yang sering dipakai
    Buat yang sering memakai tas yang sama, cobalah untuk membersihkannya dan menggantinya dengan tas yang lain. Pasalnya, tas yang sering dipakai juga memiliki bakteri yang lebih banyak daripada dudukan toilet, terutama di bagian pegangannya.

    TEEN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...