Memahami Pengaruh Teknologi terhadap Perubahan Cara Berpikir Anak

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak tidak konsentrasi saat belajar. shutterstock.com

    Ilustrasi anak tidak konsentrasi saat belajar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Teknologi bisa membentuk cara berpikir dengan disengaja ataupun tidak. Hal tersebut bisa menguntungkan dan merugikan, namun banyak penelitian yang mengatakan kalau kemajuan teknologi mempengaruhi kemampuan berpikir anak-anak.

    Dilansir dari Psychology Today, semakin banyak penelitian yang mengatakan bahwa teknologi bisa bermanfaat dan juga berbahaya untuk cara berpikir anak-anak. Karena otak mereka masih berkembang dan mudah dibentuk, apa yang anak lihat melalui teknologi sebenarnya menghubungkan otak dengan cara yang sangat berbeda dari generasi sebelumnya. Yang jelas adalah teknologi semakin menentukan bagaimana otak kita berkembang.

    Artikel ain:
    Pentingnya Aturan Saat Anak Gunakan Perangkat Teknologi
    Teknologi untuk Perawatan Gigi yang Utamakan Kenyamanan Pasien

    Penulis teknologi Nicholas Carr menjelaskan kalau membaca mendorong otak untuk menjadi fokus dan imajinatif. Namun, dari Internet, anak bisa memperkuat kemampuan untuk memindai informasi dengan cepat dan efisien.

    Efek teknologi pada anak-anak itu rumit, dengan manfaat dan biaya. Apakah teknologi membantu atau menyakiti perkembangan pemikiran anak-anak tergantung pada teknologi apa yang digunakan dan bagaimana cara penggunaannya serta berapa sering anak menggunakan teknologi tersebut. Kekuatan untuk menentukan hubungan anak-anak dengan teknologi ada di awal kehidupan mereka.

    Pada generasi sebelumnya, anak-anak mengarahkan banyak waktu untuk membaca, suatu kegiatan yang hanya memiliki sedikit gangguan dan membutuhkan perhatian, imajinasi, dan ingatan yang kuat. Munculnya televisi mengubah perhatian itu dengan menawarkan rangsangan visual kepada anak-anak, perhatian yang terpecah-pecah, dan sedikit kebutuhan akan imajinasi.

    Kemudian, internet ditemukan dan anak-anak didorong ke lingkungan yang sangat berbeda. Karena gangguan telah menjadi norma, perhatian susah untuk konsisten, imajinasi tidak lagi dibutuhkan, dan ingatan menjadi terhambat.

    Baca juga:
    Remajakan Kulit dengan Teknologi Mikrodermabrasi Athena


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.