Menggosok Gigi Kini Cuma Butuh 10 Detik dengan Sikat Rp 1,7 Juta

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sikat gigi dan odol (pixabay.com)

    sikat gigi dan odol (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menggosok gigi dengan sikat gigi biasa setidaknya memerlukan waktu 2 menit. Namun, Anda dapat menggosok gigi dalam hitungan 10 detik dengan sikat gigi elektronik Y-Brush dengan bulu nilon dan memiliki getaran sonik.

    Berbentuk mirip pelindung gusi, seluruh sikat gigi sangat cocok di mulut, dengan penyikat kecil yang melapisi bagian alat pembersih setiap gigi secara bersamaan. Begitu dilansir Deutsche Presse Agentur.

    Artikel lain:
    Kondisi Gigi Cemin Kesehatanmu, Ini Alasannya
    Indikasi Gigi Bersih setelah Disikat, Bukan dari Banyaknya Busa

    Cara memakainya cukup menambahkan pasta gigi, letakkan sikat gigi ke mulut dan kemudian dalam hitungan 10 detik segera dimulai. Menurut produsen, Y-Brush memastikan bahwa setiap gigi digosok empat kali lebih cepat dibanding sikat gigi manual atau elektrik tradisional.

    Selain lebih cepat, sikat gigi tidak memerlukan pasta gigi atau pembersih khusus dan dapat dibilas seperti sikat gigi biasa. Sikat gigi memiliki kelebihan lain, seperti hanya perlu diisi ulang sebulan sekali jika rata-rata digunakan dua kali sehari. Dengan sikat gigi ini, orang tua dapat dengan mudah meminta anak-anak mereka untuk menggosok gigi dengan benar dan digunakan oleh para penyandang disabilitas.

    Baca juga:
    4 Campuran Kunyit untuk Memutihkan Gigi
    Dokter Jelaskan soal Pentingnya Terapi Regeneratif Gigi

    Sayangnya, sikat gigi ini belum dapat menggantikan benang pembersih gigi (flossing). Y-Brush akan hadir pada April 2019 dan dibanderol dengan harga pre-order 125 dolar Amerika atau sekitar Rp 1,7 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.