Alasan KImberly Ryder Tak Mau Hanya Jadi Ibu Rumah Tangga

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Aktris cantik berdarah Makassar-Inggris, Kimberly Ryder berpose saat di temui di Planet Holywood, Jakarta, (1/10). Kimi ternyata merupakan wanita pecinta gadget, ia sangat menyukai bermain video game khusunya game The Simpsons. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

TEMPO.CO, Jakarta - Kimberly Ryder kembali syuting film layar lebar, setelah menikah dengan Edward Akbar pada 26 Agustus 2018 lalu. Ia akan membintangi film Koki Cilik 2. 

Baca juga: Kimberly Ryder Kini Suka Memasak buat Suami, Apa Favoritnya?

Kimberly Ryder mengatakan, meski sudah menikah ia harus tetap bekerja. Ia bahkan belum berpikir untuk meninggalkan dunia hiburan. Apalagi wanita berusia 25 tahun itu juga baru menyelesaikan kuliahnya. "Aku kan habis kuliah, kuliah lama, sayang banget aja gitu kalau abis selesai kuliah, nikah, terus tiba-tiba kuliahnya nggak diapa-apain," katanya.

Pernikahan Kimberly Ryder dan Edward Akbar. (Instagram/theuppermostphotography)

 
 

Sebab itu, Kimberly Ryder mengaku belum mau buru-buru untuk memiliki momongan. Namun, bukan berarti Kim menolak jika memang nantinya diberikan rezeki untuk mengandung. "Kalau aku sendiri niatnya nggak kesitu (jadi ibu rumah tangga). Kalau aku punya anak nanti tunggu Allah ngasih saja ya. Kalau sekarang masih mau kerja," ujar Kimberly.

Meski tahu bakal sibuk bekerja di lokasi syuting, pemain film Winter in Tokyo ini menjamin tidak akan melupakan perannya sebagai seorang istri. "Pastinya sekarang sudah nikah jadi tinggalnya bareng suami. Jadi nggak bisa cuma mikirin diri sendiri aja, harus mikirin suami, bersihin rumah, you know lah sebagai istri harus ngapain aja. Terus saling mengerti aja sih, nggak bisa mikirin diri sendiri aja," tandas Kimberly Ryder.

TABLOIDBINTANG






5 Keterampilan Sosial yang Diperlukan jika Ingin Sukses

6 hari lalu

5 Keterampilan Sosial yang Diperlukan jika Ingin Sukses

Hal yang tak kalah penting dari kerja keras adalah keterampilan sosial, termasuk komunikasi.


5 Hal tentang Kebahagiaan, Apakah Selalu tentang Pencapaian Bekerja?

6 hari lalu

5 Hal tentang Kebahagiaan, Apakah Selalu tentang Pencapaian Bekerja?

Arrival fallacy sebutan untuk menggambarkan tujuan yang tercapai setelah bekerja keras tanpa kebahagiaan


Tertidur Berselang Aktivitas Bekerja, Apa Itu Inemuri?

18 hari lalu

Tertidur Berselang Aktivitas Bekerja, Apa Itu Inemuri?

Tertidur di tempat kerja atau inemuri karena seseorang kelelahan bekerja terlalu keras


Ditjen Diktiristek Kemendikbud Buka Program Magang, Apa Saja Syaratnya?

23 hari lalu

Ditjen Diktiristek Kemendikbud Buka Program Magang, Apa Saja Syaratnya?

Ditjen Diktiristek sedang membuka lowongan kerja magang atau Program Praktik Kerja lapangan dengan beberapa posisi hingga 17 September 2022.


Kaitan Karir Sukses dan Mentoring

30 hari lalu

Kaitan Karir Sukses dan Mentoring

Mentoring dalam memulai karir dan profesi sangat penting agar tujuan bisa tercapai. Apa manfaat lainnya?


5 Alasan Mengapa Orang Memerlukan Jeda Karier?

33 hari lalu

5 Alasan Mengapa Orang Memerlukan Jeda Karier?

Jeda karier atau career break periode waktu istirahat untuk alasan keluarga atau pengembangan pribadi


Jeda Karier Bisa Menjadi Pilihan Jika Terlalu Lelah Bekerja

33 hari lalu

Jeda Karier Bisa Menjadi Pilihan Jika Terlalu Lelah Bekerja

Jeda karier biasanya antara satu bulan hingga dua tahun, beberapa orang mulai berkomitmen untuk istirahat lebih pendek mencoba kegiatan baru


Pemicu Fenomena Quiet Quitting dalam Pekerjaan

36 hari lalu

Pemicu Fenomena Quiet Quitting dalam Pekerjaan

Gagasan quiet quitting ini secara konkret berbentuk kebiasaan bekerja seperlunya, menolak lembur, serta tidak adanya keinginan mengejar karir.


6 Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Menyebalkan di Kantor

56 hari lalu

6 Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Menyebalkan di Kantor

Memiliki beberapa teman di kantor adalah sesuatu yang baik karena membuat pekerjaan lebih aman, tapi bagaimana dengan rekan kerja yang menyebalkan?


Memahami Soft Skill dan Cara Memperbaikinya

26 Juli 2022

Memahami Soft Skill dan Cara Memperbaikinya

Soft skill tak selalu diajarkan di bangku sekolah tapi dapat dipelajari dan ditingkatkan dari waktu ke waktu dan bermanfaat di dunia kerja.