Tips Menyamarkan Noda Jerawat dengan Makeup

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita mengoles obat jerawat. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita mengoles obat jerawat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jerawat sering menimbulkan bekas yang bertahan cukup lama di wajah, meski segala macam krim dan losion yang tersedia dapat membantu menyingkirkannya dalam waktu singkat. Tak perlu khawatir, kita dapat menutupinya menggunakan makeup, seperti dilansir Boldsky.

    Meski begitu, menutupi jerawat hanya bersifat sementara. Kadang saat Anda menggunakan makeup dasar, noda-noda gelap akan tetap terlihat aneh. Supaya noda-noda itu tertutup dengan sempurna menggunakan makeup, Anda membutuhkan korektor warna dan krim concealer, alas bedak, dan bedak.

    Artikel lain:
    Kiat Terbebas dari Jerawat Hormonal
    Bahayanya Jika Jerawat Tak Segera Diobati

    Kunci utama keberhasilan menutupi jerawat dengan makeup adalah pada pembauran. Simak langkah-langkah menyembunyikan jerawat dengan makeup berikut. Pertama, gunakan korektor berwarna hijau pada noda jerawat berwarna merah untuk menyembunyikannya.

    Jika jerawat berwarna cokelat gunakan korektor berwarna merah muda. Kedua, aplikasikan primer makeup dan alas bedak, lalu baurkan dengan menggunakan spons basah.

    Baca juga:
    Cukupkah Memerangi Jerawat dengan Facial? Ini Kata Dokter
    4 Makanan yang Ampuh Mengatasi Jerawat

    Ini langkah dasar menyembunyikan noda jerawat dengan makeup. Ketiga, bubuhkan concealer menggunakan jari. Cara ini sangat baik untuk menutupi noda jerawat karena jari akan menghangatkan produk sehingga menempel dengan mudah di wajah.

    Keempat, baurkan concealer dengan gerakan mengusap secara perlahan. Hindari menggosoknya. Lapisi lagi dengan alas bedak dan baurkan menggunakan spons basah. Kelima, rapikan wajah dengan bedak berwarna transparan. Fokuskan pada daerah tersembunyi agar riasan tidak luntur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.