Peneliti Ungkap Kaitan Pendapatan Minim dan Risiko Sakit Jantung

Reporter

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan jantung. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Terntaya, tidak punya uang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, bahkan pada orang-orang yang usianya masih muda. Demikian penemuan para peneliti di jurnal Circulation.

Studi mengumpulkan data dari 4.000 orang selama 15 tahun, saat mereka berusia 23 tahun hingga 35 tahun. Mereka ditanya berapa gaji yang diperoleh saat studi dimulai dan empat kali setelahnya. Selain itu, catatan medis jantung mereka pun dianalisa.

Baca juga:
Dokter: Remaja pun Bisa Terserang Penyakit Jantung Koroner
Tangkal Penyakit Jantung dengan Makan Ikan 2 Kali Seminggu

Selama periode studi, para peneliti menemukan dua orang dengan pendapatan yang berubah-ubah, yang sebagian besar terdiri dari penurunan pendapatan, memiliki risiko lebih dari dua kali lipat mengalami masalah jantung, dan hampir dua kali lipat risiko kematian dini, dibandingkan dengan mereka yang memiliki pendapatan lebih stabil.

Sebagian besar ketidakstabilan pendapatan dihasilkan dari periode pengangguran atau penurunan gaji setelah ganti pekerjaan. Para peneliti juga berfokus pada orang-orang yang pendapatannya berkurang 25 persen atau lebih dikaitkan dengan risiko peristiwa jantung, seperti serangan jantung, stroke, dan gagal jantung, serta kematian dini yang lebih besar. Ukuran efeknya ternyata mengejutkan para ilmuwan.

"Kami berasumsi bahwa penurunan pendapatan atau perubahan gaji yang mungkin sering tidak baik untuk kesehatan, mengingat ini dianggap sebagai peristiwa yang membuat stres. Tetapi kami terkejut dengan besarnya efek yang kami lihat, karena kami melihat populasi yang relatif muda. Ini adalah ukuran efek yang kuat," kata Tali Elfassy, asisten profesor epidemiologi di departemen ilmu kesehatan masyarakat di Universitas Miami, Amerika Serikat, dan salah satu rekan studi tersebut.

Ilustrasi menghitung uang. shutterstock.com

Penurunan pendapatan tampaknya memiliki efek yang sangat nyata pada penyakit jantung dan kematian. Orang yang mengalami lebih dari dua kali penurunan pendapatan selama periode penelitian memiliki risiko 2,5 kali lebih besar mengalami penyakit jantung dan hampir dua kali lipat risiko kematian dibandingkan dengan orang yang pendapatannya lebih stabil.

Meski penelitian ini tidak dirancang untuk mengeksplorasi apa yang mendorong hubungan antara perubahan pendapatan dan peristiwa jantung, penelitian sebelumnya membangun hubungan yang kuat antara stres, yang dapat dipicu oleh perubahan pendapatan, dan efek buruk pada jantung.

Peristiwa stres dapat berkontribusi pada obesitas, yang merupakan faktor risiko penyakit jantung, serta tekanan darah tinggi. Penghasilan rendah juga dapat memainkan peran independen.

Memiliki status sosial ekonomi yang lebih rendah juga telah dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih buruk, karena orang-orang dengan pendapatan rendah atau tidak stabil cenderung lebih banyak merokok, jarang berolahraga, dan lebih jarang mengunjungi dokter, yang semuanya dapat menambah risiko
masalah jantung.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang-orang dari segala usia harus lebih memperhatikan faktor-faktor nonmedis, seperti pendapatan, saat membahas soal kesehatan mereka, kata Elfassy.

"Jelas, bahkan di antara populasi yang lebih muda, pendapatan sangat penting," katanya.

“Perubahan pendapatan bisa menjadi peristiwa besar dalam kehidupan. Sering kali kita berpikir bahwa populasi yang lebih tua rentan terhadap perubahan ini, tetapi populasi yang lebih muda tentu juga rentan terhadap tekanan keuangan semacam ini."

Para dokter juga sebaiknya bertanya kepada pasien tentang peristiwa besar kehidupan yang bisa menjadi sumber stres, termasuk perubahan status ekonomi.

Artikel lain:
Cegah Masalah Jantung dengan 5 Makanan Sehat Ini
Jangan Abaikan Tanda-tanda Ini, Bisa Jadi Penyakit Jantung  

"Masuk akal bagi dokter untuk menanyakan apakah ada trauma baru-baru ini yang terjadi pada pasien sehingga pasien dapat dirujuk untuk mencari konseling kesehatan mental atau memberi mereka kata-kata positif sebagai penegasan," tambahnya.

Karena penghasilan sering tidak berada dalam kendali orang, fokus pada mengatasi stres bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesehatan jantung. Menemukan mekanisme mengatasi masalah, termasuk berolahraga atau berjalan-jalan rutin setiap hari, dapat membantu, seperti halnya menemukan jaringan dukungan sosial untuk mengurangi tekanan dari pendapatan yang berfluktuasi.






Pentingnya Pola Hidup Sehat untuk Cegah Hipertensi dan Penyakit Jantung

1 hari lalu

Pentingnya Pola Hidup Sehat untuk Cegah Hipertensi dan Penyakit Jantung

Pola hidup sehat yang berkaitan dengan upaya menurunkan risiko penyakit jantung sangat dibutuhkan dalam upaya kesehatan di Indonesia.


Tiga Langkah Sehat untuk Jaga Kesehatan Paru-paru

1 hari lalu

Tiga Langkah Sehat untuk Jaga Kesehatan Paru-paru

Pola hidup itu sangat penting untuk kesehatan paru-paru. Simak saran dokter berikut.


Bagaimana Memeriksa dan Mengobati Angina?

2 hari lalu

Bagaimana Memeriksa dan Mengobati Angina?

Kondisi angina menimbulkan rasa sakit atau nyeri dada


8 Faktor Rentan Seseorang Mengalami Angina

2 hari lalu

8 Faktor Rentan Seseorang Mengalami Angina

Angina merupakan rasa sakit, nyeri dan ketidaknyamanan dada. Ini diakibatkan otot jantung kekurangan pasokan aliran darah dan oksigen.


Komplit, 9 Tes Kesehatan Jantung

2 hari lalu

Komplit, 9 Tes Kesehatan Jantung

Pemeriksaan jantung sangat penting untuk mendeteksi penyakit jantung sejak dini sebelum muncul gejala. Apa saja?


Perbedaan Alat Kesehatan CT Scan dan MRI Scan

3 hari lalu

Perbedaan Alat Kesehatan CT Scan dan MRI Scan

Alat kesehatan MRI Scan sangat baik dalam menangkap gambar yang membantu dokter untuk mementukan apakah terdapat jaringan abnormal di da


5 Makanan Sehat untuk Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

3 hari lalu

5 Makanan Sehat untuk Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Penyakit jantung menyumbang hampir sepertiga dari semua kematian di dunia. Anda perlu mengonsumsi makanan sehat buat cegah risiko penyakit jantung.


Sayangi Jantungmu, 5 Gaya Hidup Sehat Cegah Risiko Penyakit Jantung

3 hari lalu

Sayangi Jantungmu, 5 Gaya Hidup Sehat Cegah Risiko Penyakit Jantung

Anda dapat mencegah penyakit jantung dengan mengikuti gaya hidup sehat untuk jantung.


Pelajari Bantuan Hidup Dasar untuk Tangani Penyakit Jantung

4 hari lalu

Pelajari Bantuan Hidup Dasar untuk Tangani Penyakit Jantung

Dokter mengatakan orang harus punya pengetahuan bantuan hidup dasar agar bisa menyelamatkan orang. Salah satunya jika mengalami henti jantung.


Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan

4 hari lalu

Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit jantung bawaan termasuk kelainan bawaan yang paling sering ditemukan. Dokter menyebut gejala penyakit jantung bawaan tergantung usia.