Bawang Mampu Menjaga Bakteri Baik, Intip 3 Manfaat Lainnya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bawang merah. shutterstock.com

    Ilustrasi bawang merah. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bawang biasanya digunakan sebagai bumbu dapur yang selalu memberi rasa dan aroma di dalam masakan. Tak berhenti di situ, bawang juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan mengurangi sejumlah penyakit kronis.

    Baca juga: Ingin Memperindah Rambut dengan Air Bawang, Begini Caranya

    Mengutip laman Medical Daily, berikut 4 manfaat baik bawang lainnya.

    #1. Perasa pedas yang baik
    Victoria Jarzabkowski, ahli gizi dari Fitness Institute of Texas di University of Texas, mengungkapkan bahwa bawang merah adalah sumber vitamin C yang sangat baik, senyawa sulfur, flavonoid, dan phytochemical.” "Saya suka merekomendasikan makan bawang merah, karena mampu menciptakan rasa tanpa tambahan garam dan gula," kata Jarzabkowski kepada Live Science. Bawang diperkirakan mengandung 45 kalori per sajian serta tidak mengandung lemak.

    ADVERTISEMENT

    #2. Menjaga kerja jantung
    Seperti kita ketahui, kolesterol LDL dapat menumpuk di sepanjang dinding arteri. Penumpukan dapat menyebabkan gumpalan darah, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Dijelaskan bahwa belerang yang mengandung zat phytochemical dapat mengurangi jumlah LDL dalam darah.

    #3. Mengurangi risiko kanker
    Berdasarkan studi dari University Guelph pada 2017, bawang mampu melawan sel-sel kanker berkat tingginya kandungan quercetin dan anthocyanin. “Cara kerja bawang merah membunuh sel-sel kanker melalui menghambat pertumbuhan sel, memecah belah kumpulan sel, dan menciptakan kondisi yang mematikan untuk sel,” ucap peneliti utama Abdulmonem Murayyan.

    #4. Mempertahankan bakteri baik
    Berkat kehadiran serat prebiotik yang dikenal inlulin di dalam bawang turut mempertahankan bakteri baik di usus. Serat tersebut baik berdasarkan studi King’s College London pada 2018. Tak hanya itu, terdapat pula senyawa fructo-oligosaccharides mampu merangsang pertumbuhan bifidobacterial yang menekan pertumbuhan bakteri berbahaya di usus besar,” tutur Joe Schwarcz, Ph.D dari University McGill.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.