Pentingnya Pertemanan Dekat antara Sesama Perempuan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita tersenyum bersama teman. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita tersenyum bersama teman. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertemanan dekat di antara perempuan ternyata memiliki dampak psikologis yang cukup besar. Meskipun pria dan wanita saling melengkapi, sebagai perempuan kita berkembang dalam hubungan yang kuat dengan teman perempuan.

    Baca juga: Awas Jangan Salah Bergaul, Pilih Teman dengan 4 Kriteria Ini

    Pertemanan dekat antara wanita, yang lepas dari rasa cemburu atau hal-hal negatif lainnya, dapat memberi wanita tempat untuk membagi masalah, pikiran, dan perasaan. Semua hal yang penting untuk kesehatan mental.  

    Seperti dikutip dari laman Psychology Today, banyak data yang menunjukkan kalau perempuan adalah sistem pendukung emosional satu sama lain. Dari memberi nasihat, menjadi tempat untuk menangis, menyimpan rahasia, mendengarkan semua masalah dan meningkatkan harga diri, mengembangkan persahabatan perempuan yang kuat dan sehat adalah sesuatu yang dapat menguntungkan perempuan.

    ADVERTISEMENT

    “Kami saling memahami, kami memberi validasi pada satu sama lain, kami memberikan saran pernikahan dan perpisahan ke satu sama lain, kami berbagi rahasia tergelap pada satu sama lain,” tutur Kristen Fuller, dokter dan penulis kesehatan mental klinis untuk Center For Discovery.

    Meskipun laki-laki menjadi pasangan kita, ada sesuatu yang luar biasa tentang ikatan atau persahabatan di antara perempuan. Dengan membangun hubungan sehat dengan teman perempuan, Anda bisa memiliki sistem pendukung yang sangat kuat. Pertemanan di antara perempuan yang sehat dan tanpa rasa cemburu dapat membantu Anda melepaskan banyak pikiran dan masalah, yang tidak bisa dilakukan dengan teman laki-laki.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.