Awas Jangan Salah Bergaul, Pilih Teman dengan 4 Kriteria Ini

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi persahabatan/pertemanan. Fanshare.com

    Ilustrasi persahabatan/pertemanan. Fanshare.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan seorang artis mengundang banyak reaksi publik. Salah satunya pembawa acara Deddy Corbuzier yang ikut memberikan pendapatnya melalui akun Youtube. Dalam video berdurasi 7 menit itu, Deddy mengatakan salah satu penyebab artis melakukan prostitusi online karena gaya hidup mewah dan lingkungan pertemanan.

    Baca juga: Sebab Prostitusi Online Termasuk Kekerasan terhadap Perempuan

    Tak dipungkuri lingkungan pertemanan menjadi salah satu faktor yang berpengaruh dalam kehidupan seseorang. Bentuk pengaruhnya pun beragam bisa berdampak baik ataupun buruk. Lantas seperti apa teman yang harus kita miliki?

    Menurut psikolog Rose Mini Agoes Salim pilihlah teman yang tulus menerima kita apa adanya. “Teman yang baik itu adalah teman menerima kamu apa adanya. Tidak menilai Anda dari baju apa yang dipakai, berapa banyak tas dipunya, ataupun sudah jalan-jalan ke mana saja selama ini,” ujar Rose Mini saat dihubungi vie telepon kepada Tempo.

    ADVERTISEMENT

    Standar gaya hidup di suatu lingkungan atau komunitas itu bersifat aksesori semata. Hal yang terpenting itu adalah inner dan kemampuan apa yang dimiliki oleh orang tersebut. “Bila nanti standar itu berubah sesuai perkembangan zaman, akan merasa tidak punya apa-apa. Padahal, memiliki kekuatan dan daya tarik sesungguhnya di dalam diri, bukan standar orang lain atau lingkungan,” kata Rose Mini.

    Rose Mini melanjutkan, pilihlah teman yang berani mengingatkan atau menegur ketika Anda akan atau sudah berbuat salah. Teman yang baik itu tidak akan membiarkan terjerumus ke pusaran yang merugikan diri sendiri, apalagi berdosa. Tidak hanya itu, pilih teman yang tidak takut berbeda dari pilihan mayoritas, bila dasar penilaian yang dipakai nilai-nilai agama dan kebaikan. Bila sudah memiliki teman seperti itu, jagalah dengan baik.

    “Dalam pertemanan, ada ucapan atau tindakan yang mungkin tidak genuine. Hanya bersifat basa-basi demi pergaulan. Kita tidak perlu terlena akan hal itu, tetapi tidak perlu curiga berlebihan. Sebaiknya perbanyaklah teman yang memacu kemampuan kamu terus berkembang. Teman yang terus menggali atau men-challenge kemampuan yang selama ini belum dikembangkan secara optimal. Bukan teman yang mengajak kamu ke hal-hal yang di luar-luar nilai agama,” urai Rose Mini.

    Terakhir Rose Mini menambahkan pilih teman yang menjaga iman dan agama dalam nuraninya. “Sebab, kalau kita bermain dengan teman yang suka main air, kita akan kebasahan. Bermain dengan teman yang suka main api, besar peluang terbakarnya. Bila pondasi kedua nilai itu sudah kuat, kita bisa saling menopang dalam kondisi apapun, baik itu senang dan kesusahan,” tandasnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.