4 Kiat Mengendalikan Nafsu Belanja dan Materialisme

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gila belanja. Shutterstock

    Ilustrasi gila belanja. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Materialis adalah hidup yang mencari dasar segala sesuatu berlandaskan kebendaan semata dengan mengesampingkan segala sesuatu yang bersifat nonmateri, seperti cinta, raga, dan jiwa, sekarang lebih dikenal dengan sebutan matre. Dalam arti nonformal yang lebih dimengerti yaitu watak seseorang yang mengutamakan materi di atas segalanya untuk kebahagiaan diri sendiri.

    Sifat matre yang berujung konsumerisme berlebihan atau boros yang berlebihan tidak baik, apalagi sampai merugikan diri sendiri, misalnya berbelanja barang-barang mahal yang tidak dibutuhkan.

    Baca juga:
    7 Tanda Seorang Penggila Belanja  
    5 Penyesalan Bila Kamu Gila Belanja

    Seperti yang dapat dilihat dalam film berjudul Confessions Of a Shopaholic yang rilis pada 2009, seorang yang kecanduan berbelanja sampai merugikan diri sendiri dan terlilit banyak utang kartu kredit. Ingat, jangan sampai menghalalkan segala cara untuk mendapatkan hal-hal yang diinginkan.

    Namun, sifat buruk tersebut dapat dicegah dan dimulai dari diri sendiri. Materialisme dan konsumerisme yang tidak terkendali dapat diatasi dengan cara berikut.

    #Jadilah diri sendiri 
    Jangan terlalu berlebihan dalam penampilan dan jadilah diri sendiri. Pakaian tidak perlu mahal asal nyaman dan cocok dengan penampilan, dengan begitu Anda akan lebih percaya diri. Meskipun di Hari Raya atau hari istimewa lain, ingin tampil berbeda boleh saja, tetap harus sesuai kemampuan. Jangan terlalu memaksakan diri memakai barang trendi yang tidak cocok dengan diri sendiri.

    Ilustrasi wanita berbelanja. nasennoi.ru

    #Perhatikan lingkungan
    Tinggalkan lingkungan yang membuat Anda menjadi materialistis dan ketahuilah bahwa itu adalah sifat yang buruk. Terus-menerus membeli barang-barang yang tidak perlu akan membuat diri tidak memikirkan masa depan dan benda yang seharusnya lebih dibutuhkan.

    #Atur keuangan
    Bijaklah dalam mengatur keuangan seiring berjalannya waktu dalam hidup. Kebutuhan akan semakin banyak dan bertambah, jangan sampai susah sendiri. Belanja boleh, tapi jangan sampai kalap.

    Artikel lain:
    Perempuan Lebih Gampang Tergoda Belanja Tak Perlu, Ini Kata Pakar
    Orang Indonesia Senang Belanja Online di Hari Rabu

    #Tren tanpa akhir
    Jangan terlalu mengikuti tren dan mewajibkan untuk bergaya keren karena tren tidak ada habisnya. Tren akan selalu lebih menarik dan membuat kita jadi ingin memiliki barangnya, namun biasanya tren dari barang-barang bermerek memiliki harga yang tidak murah.

    Jika terus memaksakan diri untuk mengikuti tren akan membuat diri tidak bisa mengatur keuangan dan kehilangan kesempatan membeli barang yang lebih dibutuhkan. Dengan cara tersebut, konsumerisme dan materialisme dapat terkendali tanpa merugikan diri sendiri di waktu yang akan datang.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.