Menyibak Rahasia Usia Panjang Penduduk di 5 Negara Ini

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lansia berkebun. shutterstock.com

    Ilustrasi lansia berkebun. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Diberkati usia yang panjang adalah keinginan banyak orang. Beragam pola kehidupan yang sehat dilakukan sejak muda agar selalu sehat dan bisa berumur panjang.

    Namun, dari banyaknya negara di dunia ini, ternyata ada lima negara yang memiliki penduduk yang berumur lebih panjang dari penduduk negara lain. Apa rahasianya?

    Artikel lain:
    Tak Disangka, 4 Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Bikin Panjang Usia
    Tips Perawatan Kulit Saat Memasuki Usia Menopause

    1. Jepang
    Warga Jepang memang dikenal memiliki pola hidup sehat sehingga bisa berumur sangat panjang. Di negara ini penduduknya memiliki rata-rata usia hingga 83 tahun. Bahkan, di sebuah prefektur yang bernama Okinawa disebut sebagai “Tanah Abadi” karena penduduknya berumur yang panjang.

    Bahkan, Okinawa juga sangat sering digunakan untuk penelitian yang berhubungan dengan panjang usia. Rahasia para penduduk yang berumur panjang di sini ialah mereka hanya mengonsumsi makanan yang sehat, seperti tahu, ubi, dan juga ikan. Mereka juga aktif dalam komunitas sosial sehingga tidak mudah terkena stres karena memiliki teman untuk berbagi.

    2. Spanyol
    Penduduk di Spanyol juga memiliki rata-rata usia yang panjang, 82,8 tahun. Mereka memang memiliki kebiasaan yang sangat sehat sehingga bisa menjaga kesehatan dan berumur panjang. Makanan yang mereka konsumsi sebagian besar adalah sayuran, anggur yang sehat, dan juga tak lupa untuk selalu ditambah dengan minyak zaitun.

    Selain itu, penduduk di Spanyol juga memiliki kebiasaan tidur siang agar bisa lebih rileks dan tubuh memiliki cukup energi untuk meneruskan pekerjaan. Tak hanya itu, kebiasaan sehat mereka yang juga bisa ditiru ialah lebih menyukai berjalan daripada naik kendaraaan.

    Ilustrasi pasangan lansia. Shutterstock

    3. Singapura
    Negara tetangga ini memang telah menjadi negara maju yang memiliki fasilitas kesehatan yang sangat mutakhir. Hal itu pun membuat penduduk Singapura memiliki umur yang panjang hingga rata-rata 83,1 tahun. Selain itu, negara ini memiliki tingkat kematian ibu dan bayi yang paling rendah di dunia karena perawatan kesehatan yang sangat memadai.

    Kebiasaan hidup dan juga lingkungan di Singapura berkontribusi sangat besar hingga membuat penduduknya memiliki umur yang panjang. Mereka sangat suka menghabiskan waktu untuk pergi ke pusat kebugaran dan berolahraga di taman-taman. Bahkan, negara ini punya taman terapis yang dirancang untuk mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental para orang tua. Menariknya, di Singapura pajak untuk minuman beralkohol dan juga rokok sangatlah mahal sehingga membuat orang menghindarinya.

    4. Swiss
    Swiss adalah salah satu negara terkaya di Eropa yang juga memiliki penduduk yang berumur panjang. Di negara ini penduduknya bisa berusia hingga rata-rata 81 tahun. Hal itu pun sepertinya dipengaruhi dengan fasilitas kesehatan yang sangat berkualitas, keamanan pribadi yang terjamin, dan juga kesejahteraan hidup yang sangat tinggi.

    Bahkan, menurut beberapa penelitian, asupan keju dan susu juga menjadi faktor penting yang menjadikan penduduk berusia lebih panjang. Tak hanya itu, di Swiss juga banyak tempat wisata yang indah sehingga penduduknya pun lebih suka menghabiskan waktu dengan beraktivitas di luar ruangan. Setiap minggu mereka akan bersantai dan menghilangkan stres dengan mengunjungi beberapa tempat wisata.

    Baca juga:
    Mengikuti Perjalanan Usia Lewat Rambut
    Pentingnya Krim Mata Mulai Digunakan Sejak Usia 25 Tahun

    5. Korea Selatan
    Menurut sebuah penelitian, Korea Selatan ditetapkan sebagai negara pertama yang memiliki penduduk dengan rata-rata umur hingga 90 tahun. Hal itu pun sepertinya disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi yang berkembang sangat pesat dan perawatan kesehatan di sana yang juga sangat canggih.

    Makanan khas Korea Selatan juga sangat sehat karena sebagian besar adalah makanan fermentasi yang bisa menurunkan kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh, dan menghambat kanker. Selain itu, kebiasaan penduduk yang suka bersosialisasi juga sangat membantu menurunkan stres.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.