2018, Tahun Roller Coaster Pevita Pearce

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pevita Pearce. Tabloidbintang.com

    Pevita Pearce. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pevita Pearce menutup 2018 dengan melihat kembali perjalanannya di tahun itu. Di foto Instagramnya, dia terlihat menggunakan gaun berwarna hijau di depan kain-kain dengan motif unik.

    Namun, pada keterangan foto tersebut, dia menceritakan kalau 2018 sudah seperti roller coaster atau wahana permainan kereta yang selalu naik turun. Pevita mengungkapkan kalau 2018 dia belajar banyak dan bisa banyak bertumbuh menjadi orang yang lebih baik lagi dari pengalaman-pengalamannya.

    Baca juga:
    Apapun Gayanya, Penampilan Pevita Pearce Selalu Oke
    Pevita Pearce Disebut Ratu Bling Bling : Aku Bunglon

    “2018 telah menjadi perjalanan yang paling menantang dan menakjubkan sejauh ini! Ini semua tentang belajar bagaimana mencintai diri sendiri lebih dan menghargai apa yang saya miliki daripada menerima begitu saja,” tulis Pevita di Instagram.

    Wanita berusia 26 tahun ini mengatakan kalau 2018 adalah tahun untuk keluarga, percintaan, perjalanan, dan kerja, kerja, kerja.

    “Saya menghargai setiap detik setiap hari, terima kasih banyak atas semua cinta dan dukungan Anda! Saya akan mengatakan 2018 telah mengubah perspektif saya terhadap kehidupan,” lanjut Pevita.

    Artikel lain:
    Pevita Pearce `Gila` Travelling, di Mana yang Paling Indah?
    Benda Kecil yang Bikin Pevita Pearce Percaya Diri

    Aktris dan model ini juga mengatakan kalau dia banyak menangis dan tertawa di 2018. Namun, pada akhirnya, semuanya menjadi proses belajar untuk menjadi orang yang lebih baik.

    Pevita juga memuji semua orang yang berhasil melawan ketakutan terbesarnya di 2018 untuk menjadi orang yang lebih baik lagi dan mengajak semua pengikut Instagramnya untuk tumbuh bersama di tahun 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.