Cara Melembapkan Bibir Kering dengan Masker Kopi

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bibir kering dan pecah-pecah. Shutterstock.com

    Ilustrasi bibir kering dan pecah-pecah. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, JakartaBibir menjadi kering karena kehilangan kelembapan yang disebabkan paparan sinar matahari, udara kering, dan pendingin ruangan. Buat wanita, bibir adalah salah satu daya tarik sehingga mereka sering kali merasa penampilannya terganggu akibat bibir kering dan pecah-pecah.

    Baca juga: 7 Tips untuk Mencegah Bibir Kering

    Untuk mengembalikan kelembapan bibir biasanya dengan menggunakan lip balm. Namun ada salah satu solusi yang bisa kamu coba yaitu dengan menggunakan masker kopi. Walaupun pada dasarnya kopi menjadi salah satu minuman yang harus dihindari karena kandungan kafein di dalamnya dalam membuat bibir menjadi kering, ternyata kopi yang diolah dengan cara yang lain justru bisa membantu kamu mengatasi bibir yang kering.

    Kopi bisa bantu atasi bibir kering (dok. unsplash)
    Kopi bisa bantu atasi bibir kering (dok. unsplash)

    Tidak hanya melembapkan bibir dan membuatnya jadi lebih halus, kopi ini juga bisa membuat bibir kamu menjadi lebih cerah. Lantas bagaimana cara memanfaatkan kopi ini?

    ADVERTISEMENT

    Caranya adalah dengan mengaplikasikannya dalam bentuk masker berikut ini.
    - Siapkan bubuk kopi secukupnya
    - Tambahkan air dan kemudian aduk hingga kopi dan air tersebut tercampur hingga merata, berbentuk pasta
    - Oleskan pada bibir secara merata dan biarkan selama beberapa saat sampai sepenuhnya mengering
    - Basuh dengan air sampai bersih
    - Lakukan secara rutin untuk hasil yang maksimal

    TEEN

    Artikel lain: Kiat Membuat Bibir Merah Alami dengan Lip Stain 

     

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.