4 Tanda Pacar Tak Bahagia dengan Hubungan Anda

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bertengkar. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan bertengkar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada kalanya Anda memperhatikan pacar terlihat tidak bahagia saat menghabiskan waktu bersamaa. Terlebih jika Anda dan dia memiliki hubungan yang dekat dan sudah cukup lama, tentu sulit untuk menentukan apa yang ada di pikiran dia.

    Baca juga: Pasangan Anda Kekanakan, Kenali 9 Cirinya

    Menurut para ahli, ada hal-hal tertentu yang akan menonjol jika pacar tidak bahagia dengan Anda dan hubungan kalian khususnya. Menurut mak comblang dan CEO dari Exclusive of Matchmaking, Susan Trombetti, Anda bisa melihat tanda-tandanya dan memperbaikinya. Mengutip laman Elite Daily, berikut adalah empat hal yang harus diperhatikan jika pacar mungkin tidak bahagia.

    #1. Mulai menjauh
    Pasangan menjauhkan diri dari Anda tidak berarti mereka tidak bahagia. "Bisa jadi karena hal-hal kecil, seperti mereka berhenti bercerita tentang hari mereka, mulai membatalkan rencana atau menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman-teman, atau tidak lagi  mendatangi Anda terlebih dahulu untuk berbagi berita besar atau mendapatkan pendapat Anda tentang keputusan penting," kata Samantha Burns, pelatih hubungan dan penulis Breaking Up & Bouncing Back/

    #2. Kurang ekspresi fisik kasih sayang
    Mungkin dulu sangat sayang kepada Anda, dan sekarang tampaknya berkurang. "Mereka mungkin menahan ekspresi, jadi Anda akan merasa kurangnya pelukan dan lainnya" jelas Burns. Mungkin ada kekurangan keintiman yang tidak ada dalam hubungan Anda sebelumnya.

    #3. Lebih sering berdebat
    Sebelumnya, kalian adalah pasangan yang tidak pernah berdebat, dan baru-baru ini, sepertinya setiap percakapan Anda berubah menjadi perkelahian. Anda memiliki "banyak argumen tentang hal-hal kecil," kata Susan Trombetti. "Kamu menghindari hal-hal besar dan bertengkar tentang hal-hal lain karena pasanganmu tidak bahagia." Jika sepertinya dia mengacaukan semua hal kecil yang Anda katakan atau lakukan, itu mungkin karena, mereka hanya mencoba memulai perkelahian. Atau mungkin dia bertemu orang lain, dan membandingkan kalian berdua.

    #4. Merencanakan sesuatu sendiri
    "Kamu tidak termasuk dalam rencananya lagi," kata Trombetti. "Dia hanya tidak ingin bersamamu karena [mereka] menemukan kebahagiaan tanpamu. Misalnya liburan tanpa dirimu.

    Jika Anda mulai memperhatikan hal-hal ini, jangan khawatir. Hubungan Anda tidak harus berakhir, tetapi upaya untuk membuat segala sesuatunya berjalan harus berasal dari kedua belah pihak. "Ada banyak cara untuk meningkatkan hubungan dan meningkatkan kepuasan jika satu orang tidak bahagia, tetapi jika pasangan itu tidak mau membicarakannya, atau berusaha untuk mengusahakannya, maka kemungkinan itu tidak akan berhasil, " kata Samantha Burns.

    Burns menambahkan tidak ada yang bisa membaca pikiran orang lain, jadi komunikasi adalah kuncinya. "Cobalah komentar seperti, 'Saya merasa tidak terhubung belakangan ini dan merasa Anda sudah jauh atau tidak bahagia. Bagaimana perasaan Anda?' Pertanyaan terbuka seperti ini dapat memacu percakapan yang bermakna. " Jika dia merasa nyaman membuka tentang apa yang dirasakan, itu pertanda baik.

    Tetapi jika sebaliknya, dia tidak mau membicarakannya, itu tidak berarti sudah berakhir. "Anda dapat mencoba cara komunikasi yang sehat dengan pernyataan tindak lanjut, seperti, 'Jika Anda perlu waktu untuk berpikir, saya dapat memberi kamu sedikit ruang tetapi butuh mengatur waktu untuk berbicara karena saya peduli dengan Anda dan ingin untuk meningkatkan komunikasi kita, '" kata Burns. Jika Anda dan dia berkomitmen untuk menyelesaikan masalah apa pun yang mungkin kalian alami bersama, hubungan Anda memiliki peluang untuk berhasil melewati masa sulit ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.