Sayangi Lingkungan, Yuk Kurangi Limbah Plastik dengan 3 Cara Ini

ilustrasi sampah plastik (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Tak bisa dipungkiri, bahan plastik saat ini paling mudah ditemukan dalam berbagai bentuk. Mau membungkus makanan dengan praktis, wadah berbahan plastik, mulai yang berbentuk kantong hingga kotak makan yang terkesan lucu, mudah kita dapatkan. Belum lagi alat-alat tulis, wadah dan alat makeup, perabotan rumah.

Kalau kita perhatikan di sekeliling atau barang-barang yang kita miliki, ternyata banyak yang terbuat dari plastik. Di balik kegunaannya yang luas, limbah plastik membutuhkan waktu lama untuk terurai.

Baca juga:
3 Bahaya Kesehatan akibat Mengemas Makanan dengan Plastik
Tips Menggunakan Talenan yang Baik, Pilih yang Berbahan Plastik

Diperlukan waktu puluhan hingga ratusan tahun, tergantung ketebalan dan bahan campurannya, untuk membuat sampah plastik benar-benar terurai. Akibatnya, limbah plastik pun menumpuk.

Saat terurai, hasil penguraian plastik itu ternyata juga akan mencemari tanah dan air tanah. Agar tak ikut menambah beban lingkungan dengan sampah plastik, ini yang bisa kita lakukan.

#Mengurangi penggunaan plastik
Menggunakan tas kain atau tas yang bisa dipakai berulang kali saat berbelanja adalah langkah awal yang mudah untuk dilakukan. Selain itu, jika memungkinkan, beli produk isi ulang, misalnya untuk sabun atau produk-produk perawatan tubuh dan makeup. Tak hanya mengurangi sampah plastik, cara ini bisa menghemat pengeluaran.

#Menggunakan kembali
Botol plastik bekas atau wadah plastik lain jangan langsung dibuang setelah isinya habis. Kita bisa menggunakannya lagi. Dengan sedikit kreativitas, botol bekas minuman bisa jadi tempat pensil, vas cantik, atau wadah pernak-pernik agar tidak tercecer.

Artikel lain:
Menteri Susi Pudjiastuti Kurangi Sampah, Ada Bonus Rp 100 Ribu

#Mendaur ulang
Untuk sampah plastik yang tidak bisa diolah lagi alias harus dibuang, pastikan untuk memilahnya. Dengan menyendirikan sampah-sampah plastik, kita bisa membantu tukang sampah agar bisa membawa sampah itu ke tempat daur ulang. Atau jika di dekat tempat tinggal ada pengolahan sampah plastik, bawa sampah-sampah ke tempat itu, bisa jadi uang. Beberapa kota sudah memiliki bank sampah. Setiap sampah yang disetorkan akan dicatat dan uangnya bisa diambil setelah terkumpul atau selama jangka waktu yang disepakati.

TEEN






Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

6 jam lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Kala Manusia Modern 'Terjebak' dengan Keberadaan Plastik

2 hari lalu

Kala Manusia Modern 'Terjebak' dengan Keberadaan Plastik

Plastik menjadi material yang paling kontroversial yang diperlukan oleh peradaban modern


Niu buka Dealer Motor Listrik dari Plastk Daur Ulang di Bali

7 hari lalu

Niu buka Dealer Motor Listrik dari Plastk Daur Ulang di Bali

Dealer motor listrik Niu mendukung KTT G20 yang mengedepankan teknologi ramah lingkungan, sekaligus sejalan dengan visi Niu Mobility yang zero emisi.


Mobil BMW pada 2025 Bakal Dibuat dari Jaring Ikan, Begini Detilnya

7 hari lalu

Mobil BMW pada 2025 Bakal Dibuat dari Jaring Ikan, Begini Detilnya

Bahan daur ulang jaring ikan akan diubah menjadi butiran plastik dan dicetak menjadi potongan-potongan trim untuk interior dan eksterior mobil BMW.


Ditarik, Laporan yang Sebut Sampah Plastik Tanggung Jawab 5 Negara Asia Termasuk Indonesia

10 hari lalu

Ditarik, Laporan yang Sebut Sampah Plastik Tanggung Jawab 5 Negara Asia Termasuk Indonesia

Insinerator dan pembakaran sampah plastik untuk energi dianggap solusi yang keliru.


KLHK Dorong Produsen Perbesar Kemasan Plastik

36 hari lalu

KLHK Dorong Produsen Perbesar Kemasan Plastik

Kampanye "The Rising Tide" dan Triathlon Bali-Jakarta berbuah positif, produsen didorong perbesar kemasan plastik (upsizing) demi kurangi timbulan sampah.


Apa Itu Plastik HDPE: Diklaim Lebih Ramah Lingkungan?

37 hari lalu

Apa Itu Plastik HDPE: Diklaim Lebih Ramah Lingkungan?

Plastik HDPE memiliki karakteristik sedikit buram dan transparan serta elastis. Plastik ini tak tembus air, tidak berbau, tahan panas dan benturan.


Studi Ini Sebut Air Hujan tak Bisa Diminum Lagi

37 hari lalu

Studi Ini Sebut Air Hujan tak Bisa Diminum Lagi

Jangan pernah minum air hujan jika Anda tidak ingin menelan terlalu banyak Perfluoroalkyl dan Polyfluoroalkyl Substances (PFAS).


4 Cara Jitu Simpan Pisang Agar Tak Cepat Busuk

40 hari lalu

4 Cara Jitu Simpan Pisang Agar Tak Cepat Busuk

Agar pisang lebih awet dan tak cepat busuk, begini cara simpan pisang yang baik dan benar.


Bisakah Konsumen Mengurangi Sampah Plastik

44 hari lalu

Bisakah Konsumen Mengurangi Sampah Plastik

Jika pemerintah dan swasta ogah-ogahan menangani limbah, saatnya konsumen menyetop konsumsi komoditas yang menjadi sampah plastik.