Bunda, Perhatikan 3 Hal saat Menyediakan Makanan untuk Anak

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

ilustrasi anak makan (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Berdasarkan data organisasi kesehatan dunia (WHO) 1 dari 10 orang di seluruh dunia jatuh sakit setiap tahunnya karena mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi. Selain itu, sebanyak 420 ribu orang meninggal karena masalah tersebut. 

Baca juga: Lidah Sensitif dan 5 Pemicu Anak Susah Makan

Fakta ini menjadi kekhawatiran para orang tua, karena mereka yang memiliki risiko besar terjangkit penyakit yang berhubungan dengan foodborne diseases, yaitu anak-anak berusia di bawah 5 tahun. Makanan yang tidak aman membawa bakteri, virus, parasit berbahaya serta kandungan bahan kimia yang dapat menyebabkan 200 jenis penyakit, di antaranya adalah diare. 

Pangan aman sendiri berkaitan erat dengan gizi seimbang serta kebiasaan (food safety behaviour) yang dilakukan orang tua, terutama ibu, yang paling berperan penting dalam menentukan pangan yang dikonsumsi keluarga. Menurut sebuah penelitian, ibu merupakan pengambil keputusan utama konsumen, bertanggung jawab untuk 85 persen seluruh jenis pembelian dan 93 persen pembelian bahan pangan yang dikonsumsi keluarga setiap hari. 

(Depositphotos)
(Depositphotos)

Dokter spesialis gizi klinis, Juwalita Surapsari, M. Gizi, SpGK, menjelaskan, bahwa penyediaan nutrisi dan pemilihan menu makanan setiap hari jelas tugas yang sangat menantang dan kompleks bagi ibu. 

"Ibu perlu untuk lebih memperhatikan keamanan pangan untuk menghindari kontaminasi bakteri yang dapat menimbulkan penyakit bawaan pangan. Selain itu, ketelitian ibu dalam mempersiapkan bahan makanan dengan baik akan bermanfaat untuk menjaga kandungan gizi yang optimal dari makanan yang disajikan karena dapat mempengaruhi kesehatan dan masa depan mereka," papar dokter Juwalita, dalam keterangan resmi Sari Husada.

Lantas apa yang harus dilakukan ibu untuk mengoptimalkan penyediaan pangan aman untuk keluarga? Setidaknya ada tiga tahap yang perlu diperhatikan ibu dalam menjaga keamanan pangan, seperti dijelaskan dokter Juwalita berikut ini. 

1. Pemilihan bahan pangan segar dan kemasan. 
Pilih bahan yang segar dan sehat, perhatikan kondisi dan label pangan kemasan. 

2. Penyimpanan pangan. 
Perhatikan tata cara menyimpan berbagai jenis pangan (sayur, buah, daging, dan lain - lain).

3. Proses pengolahan dan penyajiannya.
Perhatikan kebersihan tangan dan alat masak untuk menghindari kontaminasi silang. 

Selain itu, penting juga untuk memperhatikan nutrisi seimbang untuk anak yang terdiri dari makronutrien dan mikronutrien seperti karbohidrat, protein hewani dan nabati, hingga sayuran, buah-buahan, dan biji - bijian.

AURA






Umur Anak yang Dianjurkan Boleh Berenang di Kolam Renang Menurut Dokter

5 jam lalu

Umur Anak yang Dianjurkan Boleh Berenang di Kolam Renang Menurut Dokter

Dokter mengatakan anak usia di bawah 1 tahun tidak direkomendasikan berenang di kolam renang. Ini alasannya.


Purin, Senyawa dalam Tubuh yang Menjadi Asam Urat

8 jam lalu

Purin, Senyawa dalam Tubuh yang Menjadi Asam Urat

Purina atau purin adalah senyawa kimia yang ditemukan dalam makanan dan minuman, kemudian dimetabolisasi tubuh diubah menjadi asam urat


Tips untuk Mengikis Lemak Perut yang Disebabkan Perubahan Hormonal

1 hari lalu

Tips untuk Mengikis Lemak Perut yang Disebabkan Perubahan Hormonal

Beberapa alasan perubahan hormonal menyebabkan lemak perut bertambah di antaranya adalah misteri


Kylie Jenner Cerita Perbedaan yang Dialami Usai Melahirkan Anak Pertama dan Kedua

1 hari lalu

Kylie Jenner Cerita Perbedaan yang Dialami Usai Melahirkan Anak Pertama dan Kedua

Kylie Jenner menceritakan perbedaan antara kelahiran dan pascapersalinan dari kehamilan pertamanya hingga yang kedua dalam The Kardashians


Pejabat Desa Ungkap Keseharian Ayah Sejuta Anak: Marketing Perumahan

2 hari lalu

Pejabat Desa Ungkap Keseharian Ayah Sejuta Anak: Marketing Perumahan

Polisi menangkap Suhendra, pemilik Yayasan Ayah Sejuta Anak, atas dugaan tindak pidana perdagangan orang


Mengenal Gigantisme Akibat Kelebihan Hormon Pertumbuhan

3 hari lalu

Mengenal Gigantisme Akibat Kelebihan Hormon Pertumbuhan

Gigantisme adalah kondisi langka yang menyebabkan pertumbuhan tidak normal pada anak-anak akibat ada kelainan pada hormon pertumbuhan.


Trik Menghadapi Anak yang Tak Suka Minum Air Putih

3 hari lalu

Trik Menghadapi Anak yang Tak Suka Minum Air Putih

Anak biasanya lebih suka minuman berwarna dan berperasa dibanding air putih. Berikut trik yang bisa dilakukan orang tua agar anak mau minum air putih.


Tips Menyiapkan Makanan Sehat dari Pakar Memasak

3 hari lalu

Tips Menyiapkan Makanan Sehat dari Pakar Memasak

Pilihan makanan sehat itu berbeda bagi setiap orang. Namun ada berbagai cara menyiapkan makanan yang tetap perlu diperhatikan.


Inilah 6 Makanan dan Minuman yang Tinggi Gula, Salah Satunya Jus Buah

3 hari lalu

Inilah 6 Makanan dan Minuman yang Tinggi Gula, Salah Satunya Jus Buah

Mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung tinggi gula dapat berbahaya bagi kesehatan.


Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

3 hari lalu

Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

Liburan dengan ikut serta membawa anak, mungkin akan menjadi hal yang sedikit menakutkan bagi para orang tua.