Hari Ibu, Chicha Koeswoyo Terkenang Ibunya yang Gemar Membaca

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chicha Koeswoyo (Twitter)

    Chicha Koeswoyo (Twitter)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang Hari Ibu 2018, Chicha Koeswoyo mengenang peran ibunya, Fatimah Francisca, dalam kehidupannya. Setiap 22 Desember, masyarakat Indonesia menunjukkan apresiasi pada para ibu yang telah mendidik dan mengasuh dari kecil.

    Beberapa orang merayakan dengan memberikan ucapan dan hadiah. Namun, karena ibu Chicha telah meninggal, ia hanya mengingat peran besar ibu dalam kehidupannya.

    Artikel lain:
    Hari Ibu, Yuk Rayakan dengan 7 Aktivitas Seru Bersama Keluarga
    Acha Septriasa Maknai Hari Ibu Semangat untuk Mendidik Anaknya

    “Aku mendapatkan niat baca itu dari mama. Mama senang baca, baca bahasa Indonesia, bahasa Belanda, bahasa Inggris. Ada kesempatan baca, dia pasti baca,” jelas mantan penyanyi cilik ini.

    ADVERTISEMENT

    Wanita berusia 50 tahun ini mengatakan kalau ibunya adalah seseorang yang selalu disiplin, namun juga memiliki sifat yang lembut dan halus. Ibu telah menjadi inspirasi yang besar untuk Chicha, terutama untuk rumah tangganya.

    “Peran ibu itu penting banget. Saya merasakan sendiri bagaimana sosok ibu saya itu bisa balance,” lanjut Chicha.

    Karena itu, pada Hari Ibu 2018 ini, ibu dua anak ini ingin memberikan edukasi pada ibu-ibu yang lain. Chicha ingin semakin banyak ibu-ibu menjadi contoh yang baik untuk anak.

    Baca juga:
    Bingung Cari Hadiah buat Hari Ibu, Coba 4 Ide Sederhana Ini

    “Aku ingin ibu-ibu Indonesia menjadi ibu-ibu yang optimis. Memberi vibe positif pada keluarga dan tetangga, menjadi penerang,” tuturnya.

    Chicha berharap di Hari Ibu 2018 dia bisa membantu ibu-ibu Indonesia yang lain, terutama karena kedua anaknya semua sedang kuliah di luar negeri.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.