Peduli Lingkungan, Tasya Kamila Olah Sampah di Rumah Jadi Pupuk

Reporter

Tayas Kamila. Instagram.com/@upanduvan

TEMPO.CO, Jakarta - Artis Tasya Kamila menaruh perhatian besar terhadap kebersihan lingkungan. Dalam keseharian, Tasya bahkan memilah sampah rumah tangganya. Mantan penyanyi cilik ini juga memiliki tabung komposter pribadi atau alat yang digunakan untuk membuat pupuk dari sampah sisa makanan.

"Salah satu komitmen aku terhadap lingkungan adalah perhatian terhadap sampah. Aku sudah mulai mengolah sampah menjadi pupuk kompos. Di rumah aku menabung sampah," ujar Tasya.

Artikel lain:
Tasya Kamila: Memang Kenapa Jadi IRT yang Berpendidikan?
Perubahan yang Dilakukan Tasya Kamila Setelah Hamil

"Aku pisahkan sampah basah yang bisa terurai alami seperti sisa makanan, kulit buah, dan daun-daunan. Setelah dimasukkan ke tabung komposter, disemprot dengan bioaktivator (pengurai) lalu tunggu 3-5 hari, pupuk cair sudah bisa dipakai,” terang pelantun “Libur Telah Tiba” itu.

Tasya juga mengajak generasi milenial untuk lebih sadar lingkungan. Perempuan berusia 26 tahun tersebut mengingatkan bahaya penggunaan kantong plastik yang butuh waktu lama untuk terurai. Dia mengaku sangat prihatin dengan banyaknya sampah plastik yang dibuang di laut, sungai, dan ekosistem lain sehingga dapat menyebabkan binatang mati.

Baca juga:
Hamil Anak Pertama, Tasya Kamila Konsultasi pada Ibu dan Mertua
Meski Hamil Tasya Kamila Tak Masalah Ditinggal Suami ke Luar Kota

"Ibaratnya mungkin cuma satu bungkus permen saja yang kita buang sembarangan. Seandainya ada satu juta orang melakukan hal yang sama, timbunan sampah jadi banyak sekali," kata Duta Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tersebut.

"Sudah saatnya kita kurangi plastik. Mulailah membawa botol minum dan tas belanja dari rumah dan juga gunakan produk daur ulang lainnya. Pokoknya kita harus memaksimalkan Reduce, Reuse, dan Recycle,” tuturnya.






2 Investor Cina dan 1 Prancis Incar ITF Sunter, Mandek 4 Tahun setelah Anies Groundbreaking

1 hari lalu

2 Investor Cina dan 1 Prancis Incar ITF Sunter, Mandek 4 Tahun setelah Anies Groundbreaking

DKI Jakarta memastikan pembangunan fasilitas pengelolaan sampah terpadu atau ITF Sunter di Jakarta Utara saat ini masuk proses seleksi mitra.


KKP Terapkan Skema Baru Edukasi Penanganan Sampah Laut

2 hari lalu

KKP Terapkan Skema Baru Edukasi Penanganan Sampah Laut

Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut (Gernas BCL) merupakan aksi nyata mengentaskan persoalan sampah plastik di wilayah pesisir dan laut


Pameran Tunggal di Bandung, Seniman Bogor Ridwan Manantik Angkat Isu Sampah

4 hari lalu

Pameran Tunggal di Bandung, Seniman Bogor Ridwan Manantik Angkat Isu Sampah

Dalam pameran tunggal kali ini, karya Ridwan Manantik tidak lagi menjadikan sampah sebagai obyek melainkan subyek.


Tak Ada Tempat Sampah di Sekolah Net Zero, Palajar Dibiasakan Tidak Memproduksi Sampah

4 hari lalu

Tak Ada Tempat Sampah di Sekolah Net Zero, Palajar Dibiasakan Tidak Memproduksi Sampah

Sebagai sekolah net zero, jumlah tempat sampah di SDN Ragunan 08 Pagi dikurangi. Agar siswanya tak terbiasa memproduksi sampah.


Pariwisata Berkelanjutan, Simak Tips Menjadi Wisatawan Peduli Lingkungan

6 hari lalu

Pariwisata Berkelanjutan, Simak Tips Menjadi Wisatawan Peduli Lingkungan

Seiring dengan perubahan iklim dan lingkungan, setiap wisatawan harus mengikuti praktik pariwisata berkelanjutan.


Aktivis Nilai Putusan MK soal UU Minerba Perkokoh Kepentingan Oligarki Tambang

7 hari lalu

Aktivis Nilai Putusan MK soal UU Minerba Perkokoh Kepentingan Oligarki Tambang

Tim Advokasi UU Minerba menilai, hakim MK hanya menjadi corong pemerintah dan mengabaikan hak konstitusi rakyat.


Bangun Penyaringan Sampah di Kali Ciliwung, DKI Harus Izin Kementerian PUPR

10 hari lalu

Bangun Penyaringan Sampah di Kali Ciliwung, DKI Harus Izin Kementerian PUPR

DKI Jakarta bebaskan 33 bidang lahan untuk pembangunan penyaringan sampah di Kali Ciliwung segmen TB Simatupang. Kurangi beban Pintu Air Manggarai.


DKI Bangun Penyaringan Sampah Rp 195 Miliar, Anies Baswedan: Pertama Kali di Indonesia

10 hari lalu

DKI Bangun Penyaringan Sampah Rp 195 Miliar, Anies Baswedan: Pertama Kali di Indonesia

DKI Jakarta membangun penyaringan sampah agar sampah dari daerah penyangga tak bablas ke pintu air Manggarai. Mencegah banjir.


DKI Kerahkan 5 Ribu Orang untuk Kelola Fasilitas Penyaringan Sampah di Kali Ciliwung

10 hari lalu

DKI Kerahkan 5 Ribu Orang untuk Kelola Fasilitas Penyaringan Sampah di Kali Ciliwung

DKI Jakarta mengerahkan 5.000 petugas Penyedia Jasa Layanan Perorangan untuk pengelolaan fasilitas penyaringan sampah di Kali Ciliwung.


Terpopuler Bisnis: Pesangon Karyawan Indosat Rp 4,3 M, Sampah Ditukar dengan Voucher Belanja Sejuta

11 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Pesangon Karyawan Indosat Rp 4,3 M, Sampah Ditukar dengan Voucher Belanja Sejuta

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Sabtu kemarin dimulai dari PHK 300 lebih karyawan Indosat Ooredoo Hutchison