Aturan Memanaskan Sayuran Agar tetap Sehat

Ilustrasi wanita ragu terhadap sayuran segar. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak alasan kita harus mengkonsumsi sayuran dalam menu makanan sehari-hari. Alasan utama adalah untuk mmendapatkan zat gizi vitamin dan mineral dan kedua untuk medapatkan serat pangan. Beberapa jenis sayur bisa dimakan mentah dan ada juga sayuran yang harus dimasak terlebih dahulu.

Baca juga: Makan Sayuran Memang Sehat tapi Tetap masih Ada yang Kurang

Namun, makan sayuran sebaiknya dilakukan dalam kondisi masih segar atau setelah selesai dimasak. Sayuran yang sudah dipanaskan ulang sudah kehilangan vitaminnya. “Kalau pemanasannya sudah dua kali, vitaminnya sudah hilang karena vitamin tidak tahan panas,” jelas Prof. Nuri Andarwulan, Direktur Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFEST), di Hotel Monopoli, Jakarta Selatan, Rabu 19 Desember 2018.

Nuri menjelaskan mineral dan serat pangan masih bisa didapatkan setelah sayuran dipanaskan ulang, namun vitamin di sayur sudah tidak bisa didapatkan lagi. Tidak hanya itu, ada peraturan untuk memanaskan ulang sayuran agar tetap sehat.

Sayuran harus dipanaskan bila sudah melewati 2 jam setelah dimasak. Sayuran harus dipanaskan kembali dengan suhu di atas 60 derajat celsius. “Harus dipanaskan setelah dua jam, karena sayuran keasamannya rendah. Jadi mikroba gampang tumbuh,” lanjut Nuri.

Jangan sampai, niat untuk makan sayuran untuk konsumsi makanan sehat malah bisa menyebabkan keracunan, muntah, dan mual. Sebab itu, sayuran sebaiknya dimakan langsung setelah dimasak atau saat masih segar. Bisa suka masak sayuran sebaiknya masak secukupnya agar tidak perlu memanaskan ulang sisa sayuran.






Selain Diet, Inilah 4 Cara yang Bisa Menurunkan Berat Badan

3 jam lalu

Selain Diet, Inilah 4 Cara yang Bisa Menurunkan Berat Badan

Menurunkan berat badan bisa dilakukan tanpa diet. Bagaimana caranya?


Mengenal Ileus Paralitik, Gangguan Kontraksi Otot Usus yang Dapat Sebabkan Penumpukan Makanan

1 hari lalu

Mengenal Ileus Paralitik, Gangguan Kontraksi Otot Usus yang Dapat Sebabkan Penumpukan Makanan

Penyumbatan atau obstruksi usus akibat ileus paralitik sering disebut dengan pseudo-obstruction.


Apa itu Alergi Sulfit dan Penyebabnya?

1 hari lalu

Apa itu Alergi Sulfit dan Penyebabnya?

Zat kimia tertentu seperti sulfit rentan menyebabkan alergi


5 Kiat Mengonsumsi Makanan Saat Kondisi Lidah Mati Rasa atau Ageusia

1 hari lalu

5 Kiat Mengonsumsi Makanan Saat Kondisi Lidah Mati Rasa atau Ageusia

Saat makan atau minum lidah tak merasakan apa-apa menandakan kondisi ageusia


Badai Ian Mereda, Warga Kuba Protes Kekurangan Pasokan Makanan

2 hari lalu

Badai Ian Mereda, Warga Kuba Protes Kekurangan Pasokan Makanan

Kuba telah memulihkan listrik di sebagian besar wilayah Havana setelah dikacau oleh badai Ian.


Hindari 8 Aktivitas Ini Setelah Makan

2 hari lalu

Hindari 8 Aktivitas Ini Setelah Makan

Hal yang perlu dilakukan setelah makan adalah tetap bergerak, tetapi tidak melakukan gerakan intens atau berlebihan.


Makanan Sehat Ini Dianggap Buruk jika Dikonsumsi Setelah Berolahraga

2 hari lalu

Makanan Sehat Ini Dianggap Buruk jika Dikonsumsi Setelah Berolahraga

Karbohidrat dan protein adalah nutrisi yang diperlukan untuk pemulihan pasca-olahraga.


Mengapa Makanan di Restoran Terasa Lebih Enak?

2 hari lalu

Mengapa Makanan di Restoran Terasa Lebih Enak?

Dari pengalaman hingga peralatan, ada beberapa alasan yang membuat makanan restoran terasa lebih lezat daripada di rumah.


Ketahui Sindrom Frey, Sebab Berkeringat Ketika Makan

2 hari lalu

Ketahui Sindrom Frey, Sebab Berkeringat Ketika Makan

Kondisi ini pertama kali dilaporkan dalam literatur medis yang ditulis Baillarger pada 1853. Inilah sindrom frey, berkeringat ketika makan.


Cegah Flu dengan 6 Vitamin Ini, Apa Saja?

4 hari lalu

Cegah Flu dengan 6 Vitamin Ini, Apa Saja?

Ada beberapa vitamin yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini ampuh untuk tingkatkan cegah influenza.