Kiat Mencegah Anak Jadi Korban Body Shaming

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi anak depresi/murung. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta -  Remaja yang menjadi korban body shaming akan rentan tumbuh dengan rasa percaya diri yang rendah. Selain itu, body shaming akan mempengaruhi bagaimana anak melihat dan berperilaku dalam lingkungan sosialnya di masa mendatang. 

Baca juga: Tips Menghadapi Body Shaming dari Psikolog Tara de Thouars

Namun hal tersebut dapat dicegah sejak dini. Salah satunya dengan kebiasaan menjalin komunikasi intim dengan anak, yang bisa membantu anak terhindar dari perasaan terpuruk ketika mengalami body shaming.

Lewat komunikasi, orang tua bisa menanamkan berbagai nilai kepada anak. Salah satunya, tentang kualitas diri manusia yang tidak hanya sebatas fisik. "Sejak dini, beri pujian yang tidak hanya sebatas fisik pula. Misalnya anak berhasil makan sendiri dengan sendok. Orang tua bisa bilang, 'Wah, sekarang kakak sudah bisa makan sendiri. Besok makan pakai sendok lagi,  ya,'" ujar psikolog anak dan remaja, Saskhya Aulia Prima.

Orang tua juga dianjurkan menanamkan nilai keberagaman pada anak, bahwa setiap orang punya ciri fisik yang berbeda-beda. Terakhir, orang tua perlu menjelaskan pada anak untuk menyaring berbagai komentar yang muncul di media sosial.

"Karena semua orang bisa berpendapat dan kita tidak tahu kapan munculnya komentar negatif. Orang tua juga bisa sekaligus menanamkan empati pada anak bahwa cara mengomentari orang lain juga harus diperhatikan. Karena penerimaan setiap orang berbeda-beda. Jangan sampai menyakiti hati orang lain," pungkasnya.






Alasan Mengapa Tak Boleh Berteriak saat Mendisiplinkan Anak

6 jam lalu

Alasan Mengapa Tak Boleh Berteriak saat Mendisiplinkan Anak

Berteriak adalah cara kuno untuk mendisiplinkan. anak Cara ini dianggap efektif, tetapi sebenarnya tidak ada gunanya.


5 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Orang Tua saat Berdebat dengan Anak Remaja

17 jam lalu

5 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Orang Tua saat Berdebat dengan Anak Remaja

Jangan berasumsi bahwa anak remaja akan berhenti berdebat sendiri atau mengalah.


Korban Tewas Termuda Penembakan Massal di Thailand Berusia 2 Tahun

1 hari lalu

Korban Tewas Termuda Penembakan Massal di Thailand Berusia 2 Tahun

Pejabat kepolisian Thailand mengkonfirmasi korban termuda dari penembakan massal di Thailand berusia 2 tahun.


Sarah Michelle Gellar Curhat Hal Tersulit dalam Mengasuh Anak Remaja

1 hari lalu

Sarah Michelle Gellar Curhat Hal Tersulit dalam Mengasuh Anak Remaja

Masalah yang dihadapi Sarah Michelle Gellar bukan lagi tentang mendisiplinkan mereka tidur atau makan, melainkan melepaskan mereka untuk mandiri.


Malaysia Hentikan Pengejaran Utang Pajak Penghasilan Rp34 Miliar Putri Najib Razak

2 hari lalu

Malaysia Hentikan Pengejaran Utang Pajak Penghasilan Rp34 Miliar Putri Najib Razak

Pengacara Putri Najib Razak ketika dihubungi mengatakan IRB mengajukan pemberitahuan penghentian banding Senin lalu.


Tiga Putra Remaja Ramzan Kadyrov Segera Gabung Wamil Rusia

2 hari lalu

Tiga Putra Remaja Ramzan Kadyrov Segera Gabung Wamil Rusia

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov menyatakan tiga putranya yang masih remaja akan mengikuti wajib militer Rusia untuk perang Ukraina.


Kembangkan Potensi Anak dengan Pola Asuh Otoritatif

2 hari lalu

Kembangkan Potensi Anak dengan Pola Asuh Otoritatif

Psikolog menjelaskan pola asuh otoritatif dapat diterapkan orang tua karena bermanfaat untuk memberikan dukungan dan mengasah perkembangan anak.


Alasan Sarah Michelle Gellar Tidak Izinkan Anak Punya Akun Media Sosial

2 hari lalu

Alasan Sarah Michelle Gellar Tidak Izinkan Anak Punya Akun Media Sosial

Sarah Michelle Gellar dan suaminya Freddie Prinze Jr. punya aturan khusus untuk anak-anaknya


Tragedi Kanjuruhan, KPAI Minta Ada Solusi agar Anak Aman saat di Stadion

2 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, KPAI Minta Ada Solusi agar Anak Aman saat di Stadion

TGIPF tragedi Kanjuruhan diharapkan bisa menemukan solusi agar suporter anak aman kala menonton sepak bola di stadion


Pentingnya Tanamkan Nilai Sportivitas pada Anak sejak Dini

2 hari lalu

Pentingnya Tanamkan Nilai Sportivitas pada Anak sejak Dini

Psikolog mengatakan orang tua perlu menanamkan nilai-nilai sportivitas pada anak sedini mungkin karena sangat penting untuk pembentukan karakter.