Awas, Ini Bahaya Mandi setelah Makan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mandi. Shutterstock

    Ilustrasi mandi. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Karena terburu-buru, kita sering langsung mandi setelah makan. Apalagi, ketika makan suhu tubuh meningkat sehingga membuat gerah, ditambah lagi sekalian menggosok gigi, membuat mandi setelah makan menjadi pilihan yang terasa tepat.

    Mandi dan makan jelas merupakan dua aktivitas harian yang kelihatannya tak berkaitan. Saat makan, yang bekerja adalah organ pencernaan. Sedangkan mandi adalah aktivitas membersihkan kulit tubuh dari kotoran.

    Artikel lain:
    Bagi Donita Mandi Tak Cuma Membersihkan Tubuh, Tapi
    Pengaruh Mandi Air Dingin atau Panas untuk Kesehatan

    Oleh karena itu, larangan langsung mandi setelah makan sering dianggap mitos belaka. Meskipun demikian, bukan berarti langsung mandi setelah makan bisa dijadikan kebiasaan. Pasalnya, menurut beberapa pakar kesehatan, langsung mandi tanpa memberi jeda setelah makan dapat menyebabkan vasodilatasi atau pembesaran pembuluh darah.

    Metabolisme tubuh kita akan meningkat seusai makan. Hal ini ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh. Pada kondisi ini, apabila langsung menyiram tubuh dengan air dingin maka akan memberikan efek kejut pada permukaan kulit. Akibatnya dapat memicu pelebaran pembuluh darah.

    Baca juga:
    Tips Kesehatan: Memilih Sabun Mandi Sesuai Jenis Kulit
    Kendall Jenner Mengatasi Rasa Panik dan Cemas dengan Mandi

    Pelebaran pembuluh darah menyababkan sirkulasi darah melambat sehingga mempengaruhi kecepatan transport nutrisi dan mengganggu kerja sistem pencernaan. Efek kejut ketika langsung mandi setelah makan juga tidak dapat dianggap sepele karena juga dapat memicu kram, terutama pada daerah perut.

    Perut adalah area yang jadi cukup hangat karena aktivitas sistem pencernaan setelah makan sehingga jika terjadi proses pendinginan tubuh secara mendadak dapat memicu kekejangan otot atau kram.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.