Psikolog Ingatkan 4 Hal saat Mencari Pasangan Secara Online

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi online dating/ kencan online. Digitaltrends.com

    Ilustrasi online dating/ kencan online. Digitaltrends.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak cara untuk mendapatkan pasangan, salah satunya melalui aplikasi pencari jodoh. Meski terkesan instan, namun proses untuk membentuk sebuah hubungan tidaklah mudah. 

    Baca juga: Risiko yang Dihadapi Mencari Pacar Lewat Aplikasi Pencari Jodoh

    Apalagi jika Anda berharap menemukan calon suami, bukan pacar atau teman kencan sesaat. Menurut  Inez Kristanti, M.Psi., psikolog klinis dari Angsamerah Clinics, Kebon Sirih, Jakarta, mencari pasangan secara online butuh waktu, proses, dan sedikit keberuntungan.

    Tapi, tidak ada salahnya untuk mencoba. Kita tidak pernah tahu dengan cara apa akan bertemu jodoh. Ketika aplikasi pencari jodoh mencocokkan Anda dengan seseorang dan Anda ingin mengenalnya lebih lanjut, Inez menyarankan untuk menerapkan kiat-kiat ini.

    Pertama, selalu ingat bahwa tidak semua pengguna akun aplikasi jodoh berniat mencari pasangan hidup. Jangan berharap terlalu tinggi dan baper di awal perkenalan. Kedua, hindari terlalu banyak membeberkan informasi pribadi. “Seperti alamat rumah atau tempat yang biasa dikunjungi,” ujar Inez.

    Ketiga, kencanlah di tempat terbuka atau tempat umum. Pastikan ada orang dekat, teman atau anggota keluarga, yang tahu tentang teman kencan dan lokasi kencan Anda. Terakhir dan justru inilah yang terpenting, sebelum kencan pertama berlangsung, berkomunikasilah terlebih dulu via telepon dengan orang yang akan ditemui.

    Namun, seandainya komunikasi tidak lancar atau Anda merasa ada yang janggal dalam pembicaraan, Anda tidak perlu menemuinya. “Tak perlu menghabiskan waktu kita untuk berkencan dengan orang yang sudah dirasa tidak cocok di telepon,” tandas Inez. 

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.