Dita Soedarjo Batal Nikah, 5 Tips Mengobati Patah Hati

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengusaha yang juga sosialita muda, Dita Soedarjo. TEMPO/Nurdiansah

    Pengusaha yang juga sosialita muda, Dita Soedarjo. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernikahan Dita Soedarjo dan Denny Sumargo yang rencananya berlangsung pada awal 2019, batal. Ikatan pertunangan pasangan ini kandas dan masing-masing memilih jalan sendiri.

    Baca: Dita Soedarjo Batal Nikah dengan Denny Sumargo: Sedih Banget

    Dita Soedarjo mengatakan mereka putus karena berbeda visi dan misi di masa depan. "Rasanya sedih banget," kata Dita Soedarjo di Jakarta. Melalui akun Instagram, Denny Sumargo mengatakan dialah orang yang patut disalahkan atas semua ini.

    Denny Sumargo mempersilakan Dita Soedarjo menumpahkan semua kesedihan dan kekesalannya hingga tuntas. Setelah itu, Denny Sumargo mengingatkan agar Dita kembali membangun impiannya.

    Bagaimanapun, putus cinta memang menyakitkan. Denny Sumargo benar, orang butuh waktu untuk menerima semua dan memulai kembali lembaran baru. Buat yang patah hati, berikut ini 5 tips yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki suasana hati.

    1. Hadapi, jangan hindari
    Tidak ada jalan pintas untuk sembuh dari patah hati. Semuanya perlu melewati proses dan setiap orang bisa memiliki pengalaman yang berbeda. Kalau ingin menangis, menangislah. Ungkapkan kesedihan sampai merasa tenang. Pada akhirnya, akan ada mendapatkan pelajaran dari yang telah dilalui. Percayalah, kita perlu melalui badai besar sebelum dapat melihat pelangi.

    Baca juga: 5 Tulisan Penyemangat Dita Soedarjo Setelah Batal Nikah

    2. Singkirkan pemberiannya
    Jika hatimu tak kuat menyimpan barang-barang pemberiannya, singkirkan semua benda kenangan itu. Sedikit saja jangan sampai barang-barang tersebut membuat kamu kembali bersedih. Kecuali jika hatimu sudah kuat menerima perpisahan ini dan bisa bersikap seperti biasa, maka kamu bisa menyimpannya atau bahkan menggunakannya.

    3. Sibuk
    Sibukkan diri dengan berbagai kegiatan sehingga waktu dan pikiran tercurah untuk aktivitas yang lebih bermanfaat. Seiring waktu kamu akan mulai melupakan dia dan menganggap apa yang telah terjadi adalah bagian dari kisah kehidupanmu.

    4. Menolong orang lain
    Bila kesedihan terus melanda, sebaiknya buka pikiran dan posisikan diri sebagai orang lain yang kurang beruntung. Masih banyak orang yang lebih menderita, ketimbang derita cinta, dan mereka butuh bantuan. Dengarkan keluh kesah orang lain yang bisa jadi lebih berat dari apa yang kita hadapi.

    Baca juga:
    Dita Soedarjo Berbisnis Produk Lokal Sekaligus Membantu Sesama

    5. Jangan buru-buru
    Buat dirimu tenang dan menerima semua keadaan. Tetapkan langkah walaupun tanpa dirinya. Toh dulu kamu baik-baik saja tanpa ada dia. Bahagiakan diri sendiri dan jangan terburu-buru untuk melangkah ke hubungan berikutnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.