Interaksi Orang Tua dengan Anak Turut Menentukan Kesuksesan Anak

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga Berencana (KB), dua anak cukup. (foto: shutterstock)

    Keluarga Berencana (KB), dua anak cukup. (foto: shutterstock)

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang tua tentu ingin memiliki anak yang sukses dalam berbagai hal. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk merintis bangunan kesuksesan anak itu adalah meningkatkan kedekatan emosional antara orang tua dengan anak.

    Baca: 4 Manfaat Orang Tua Memeluk Anak

    Mengutip buku Six Pillars of Positive Parenting karya Hanny Muchtar Darta, kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebesar 90 persen dalam kesuksesan seseorang. Dan kecerdasan emosional dibangun dari kedekatan emosional dengan orang tua. Karena itu, orang tua harus membangun ikatan emosi yang baik dengan anak.

    Psikolog anak, Ayoe Sutomo menjelaskan penting bagi orang tua untuk meluangkan waktu yang khusus atau spesial bersama anak. Dengan begitu, orang tua bisa memahami kondisi anak dan mengenal karakternya.

    ADVERTISEMENT

    "Hubungan baik antara orang tua dengan anak membuat anak lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan di masa depan," tutur Ayoe Sutomo di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Desember 2018.

    Dengan membangun kedekatan emosional antara orang tua dan anak, potensi anak untuk berhasil juga jauh lebih besar. Anak perlu merasa aman dan disayang. Bila orang tua tidak memiliki kedekatan emosional, maka pengaruh luar yang negatif bisa lebih mudah masuk ke kehidupan anak.

    Komunikasi yang baik dengan anak juga tergantung pada kedekatan emosional orang tua dan anak. "Kalau bicara kebutuhan dasar emosi anak, maka rasa aman, disayang, dan diakui itu sangat penting," ucap Ayoe.

    ASTARI PINASTHIKA SAROSA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.