Rabu, 12 Desember 2018

Sheet Mask Tak Selalu Baik untuk Kulit Berjerawat

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sheet mask. Belmondobeauty.com

    Ilustrasi sheet mask. Belmondobeauty.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Masker wajah salah satu cara untuk merawat kesehatan kulit. Kini banyak jenis masker wajah dijual di pasaran, mulai dari masker berbentuk krim, scrub dan kertas atau sheet mask, yang dikemas dengan beragam khasiat untuk kulit.

    Baca juga: Setelah Pakai Sheet Mask Jangan Langsung Dibuang, Ini Manfaatnya

    Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang sheet mask. Dermatolog David Engelman mengatakan sheet mask biasanya kertas berbentuk menyerupai wajah yang didalamnya ada satu atau lebih bahan aktif. “Masker lembaran memiliki konsentrasi aktif yang lebih tinggi daripada produk topikal, dan tergantung pada bahannya, lembaran dapat membantu memberikan produk lebih dalam ke kulit,” kata Engelman.

    Satu hal yang harus diperhatikan, kertas itu disebut masker karena menyerupai topeng, bukan karena mereka berfungsi dengan cara yang sama seperti masker wajah jenis lain. Lembaran kertas itu diisi dengan formula berbasis serum dan kemudian ditempatkan di atas kulit, sehingga tidak akan berfungsi dengan baik untuk tugas-tugas seperti pengelupasan atau pembersihan dalam-dalam.

    Namun, karena sebagian besar dikemas penuh dengan vitamin, asam amino, dan mineral, khasiat sheet mask dapat langsung terasa setelah memakainya. Selain itu, sheet mask juga tidak akan mengeringkan kulit seperti formula masker tanah liat. Formula berbahan dasar cair ini memiliki banyak variasi dengan hasil berbeda, mengangkat, mencegah jerawat, dan menyembunyikan garis-garis halus.

    Menurut dermatolog Debbie Palmer, Anda dapat mengandalkan sheet mask untuk hidrasi. "Ketika Anda memakai masker di kulit bisa meningkatkan kadar air," katanya. Pada dasarnya, kertas di masker menyegel bahan-bahan untuk mencegahnya menguap, membiarkannya menembus kulit dengan lebih baik.

    Teorinya adalah bahwa sheet mask menggunakan bahan untuk menangkap bahan aktif pada kulit, memaksanya untuk mengunci kelembaban dan menerima semua manfaat. Asam hialuronat, ceramide, dan / atau antioksidan adalah tiga bahan yang dapat ditemukan di sebagian besar sheet mask.

    Asam hyaluronic berfungsi sebagai hydrator, menciptakan penghalang bagi kulit, mengunci kelembapan, dan memperbaiki tekstur. Ceramide bekerja untuk memblokir faktor lingkungan yang dapat mengganggu lapisan lipid kulit, yang mengunci kelembaban dan bertindak sebagai penghalang terhadap polusi dan bakteri. Sedangkan, antioksidan membantu melindungi kulit terhadap radikal bebas di udara yang dapat menyebabkan kerusakan sel, mengakibatkan penuaan seiring waktu.

    Tapi sheet mask tidak selalu bagus untuk kulit berjerawat. Oklusi (penyegelan kulit) yang terjadi dengan masker lembar dapat meningkatkan suhu kulit Anda, dari rata-rata 89,6 hingga 98,6 derajat. Itu tidak ideal jika Anda rentan terhadap berjerawat. "Meningkatkan suhu dapat meningkatkan jumlah bakteri di permukaan kulit, menyebabkan jerawat," kata Palmer. Bahan-bahan tertentu dalam beberapa masker (seperti telur atau minyak kelapa) mungkin juga menyumbat pori-pori.

    Jika Anda memiliki kulit yang rentan jerawat atau berminyak, Palmer menyarankan untuk menguji masker di bagian wajah sebaiknya di sisi pipi. Perhatikan reaksi yang terjadi, dan cari bahan-bahan yang lebih cocok untuk kebutuhan kulit Anda, seperti lidah buaya yang mereduksi kemerahan atau arang yang menyerap minyak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.