Konsumsi Probiotik Salah Satu Cara Cegah Kanker Usus Besar

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi wanita sakit. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kanker usus besar dapat dicegah dengan menjaga pola makan, gaya hidup, serta mengkonsumsi probiotik. Mikroorganisme yang bisa membantu mencegah dan menanggulangi penyakit ini dapat ditemukan dari makanan, minuman, dan suplemen yang saat ini sudah beredar luas di pasaran.

Baca juga: Awas, BAB Berdarah Bisa Jadi Tanda Kanker Usus Besar

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam mengatakan mengonsumsi probiotik dapat membantu sistem pencernaan sehingga dapat membantu mencegah munculnya kanker usus besar. "Probiotik itu makanan kesehatan, salah satunya untuk mencegah berbagai macam masalah penyakit pencernaan, probiotik bagus karena memberikan kuman-kuman baik di usus kita," ujar Ari, di Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018. 

Ari menjelaskan kuman-kuman baik yang dihasilkan dari probiotik tersebut akan membantu proses fermentasi atau pembusukan dari kotoran yang menumpuk di dalam usus. "Dengan proses fermentasi yang baik, maka lebih banyak [kotoran dalam usus] yang dikeluarkan, selain itu juga proses antara probiotik dan serat akan memberikan makanan bagi usus kita, jadi jelas bahwa probiotik itu makanan kesehatan dan masuk salah satu yang bisa mencegah terjadinya kanker usus besar," jelas Ari.

Faktor risiko penyebab munculnya kanker usus besar ini beragam. Mulai dari rokok, faktor genetik bahkan pola diet yang salah. "Beberapa faktor risiko yang telah teridentifikasi dan konsisten dalam berbagai penelitian termasuk penelitian di Indonesia adalah diet dengan konsumsi tinggi daging merah dan daging olahan serta kurangnya asupan sayur dan buah," tambah dokter Ari. Sedangkan faktor risiko lain adalah kegemukan atau obesitas, kurang gerak, alkohol, usia, serta riwayat kesehatan lain, seperti polip dan diabetes. 






3 Manfaat Komedi dan Humor untuk Kesehatan Fisik, Psikologis, dan Ikatan Sosial

18 jam lalu

3 Manfaat Komedi dan Humor untuk Kesehatan Fisik, Psikologis, dan Ikatan Sosial

Selera komedi atau humor membantu seseorang menghadapi masa-masa yang sulit juga baik untuk kesehatan


Iritasi Kulit hingga Mata, Ini Bahaya Gas Air Mata

1 hari lalu

Iritasi Kulit hingga Mata, Ini Bahaya Gas Air Mata

Gas air mata terdiri dari bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit, paru-paru, mata, dan tenggorokan.


Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

8 hari lalu

Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

Jumlah gula yang aman dikonsumsi per hari mungkin bergantung pada total asupan kalori, tingkat aktivitas, dan faktor lainnya.


Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

8 hari lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.


6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

9 hari lalu

6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

Kafein dalam kopi memiliki kelebihan, namun juga dapat menimbulkan masalah. Berikut sejumlah fakta tentang kafein.


5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

9 hari lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

10 hari lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

11 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

12 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

12 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.