Senin, 10 Desember 2018

Warna Coral Bakal Jadi Tren di 2019

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pantone Color Institute mengumumkan Living Coral sebagai Color of The Year 2019. Instagram.com/@pantone

    Pantone Color Institute mengumumkan Living Coral sebagai Color of The Year 2019. Instagram.com/@pantone

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap bulan Desember otoritas peramalan warna internasional, Pantene Color Institute mengumumkan warna baru yang bisa menjadi rujukan beragam lini industri, Color of the Year 2019. Tahun depan yang akan menjadi warna global adalah Living Coral.

    Baca juga: Tren Makeup 2019 Kembali ke Warna Alami, Ini Alasannya

    Warna campuran oranye dan pink melambangkan kebutuhan untuk selalu optimis dengan cara yang menyenangkan. Wakil Presiden Pantone Color Institute, Laurie Pressman, mengatakan warna meningkatkan dan memengaruhi cara kita mengalami kehidupan. “Living Coral akan memperkuat bagaimana warna dapat mewujudkan pengalaman kolektif kita dan mencerminkan apa yang terjadi dalam budaya global kita pada suatu saat nanti,” ujarnya seperti dikutip dari laman Departure.

    Pantone Color Institute mengumumkan Living Colar sebagai Color of The Year 2019. Instagram.com/@pantone

    Warna yang hangat dan ramah ini akan menggantikan warna ungu yang menggambarkan nuansa futuristik tahun 2018. Tidak hanya warna yang diambil dari alam, Living Coral ini memiliki sedikit simbolisme dengan alam yang menginspirasinya. “Sama seperti terumbu karang yang menjadi sumber makanan dan tempat berlindung bagi kehidupan laut, PANTONE 16-1546 Living Coral juga merangkul kita dengan kehangatan dna kenyamanan untuk lingkungan kami yang terus berubah, ” lanjut Pressmann.

    Sama halnya dengan pilihan beberapa tahun terakhir, warna ini juga dimaksudkan untuk menjadi sumber kebahagaian di kehidupan modern yang kurang menyenangkan. Pantone memprediksi warna akan muncul tahun depan dalam produk fashion dan kecantikan, tren desain rumah, teknologi baru dan seterusnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.