Senin, 10 Desember 2018

Jennie Blackpink Pemalu, Coba Buktikan Diri dengan Lagu Solo

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jennie BlackPink. Soompi

    Jennie BlackPink. Soompi

    TEMPO.CO, Jakarta - Jennie Blackpink mendapat kesempatan untuk membuat album sendiri dibanding personel Blackpink lainnya. Debut pertama Jennie berjudul "Solo" diluncurkan pada 12 November 2018.

    Baca: Ternyata, Ini yang Bikin Jennie BlackPink Dicap Sombong

    Jennie Blackpink mengatakan bukan dia yang ingin membuat lagu solo, melainkan bos YG Entertainment, Yang Hyun Suk. "Dia bilang, "Kau bisa melakukannya lebih baik." Kurasa dia ingin aku percaya dengan kemampuanku," kata Jennie Blackpink.

    Wanita 22 tahun ini menangkap pesan dari Yang Hyun Suk agar dia membuktikan dirinya bisa berkarier solo. "Saya rasa maksud dia adalah agar saya berhenti menjadi seorang pemalu dan menemukan kepercayaan diri saat tampil sebagai penyanyi solo," ucap Jennie Blackpink.

    Jennie Blackpink. Instagram.com/@jennierubyjane

    Bukan hanya Yang Hyun Suk yang mendorongnya untuk berani tampil. Penggemar Jennie Blackpink memberi julukan kepada idola itu dengan sebutan G-Dragon. G-Dragon adalah pimpinan grup Big Bang. Dia memiliki karkater, selera busana yang unik, dan kemampuan meramu musik yang menonjol.

    Artikel terkait: Kenali Karakter Fashion 4 Personel Blackpink

    Anggota grup Big Bang, Seungri setuju dengan anggapan fans Jennie Blackpink itu. "Saya pikir ada banyak kesamaan antara Big Bang dan Blackpink. Setiap melihat Jennie, saya teringat G-Dragon. Mereka berdua sering ke Paris dan punya selera fashion yang baik," kata Seungri.

    Jennie Blackpink senang dibilang sama seperti G-Dragon. "Itu adalah pujian terbaik bagi saya," ucap Jennie yang pernah disebut sebagai "Manusia Chanel" karena selalu tampil dengan item fashion dari rumah mode itu. "Saya ingin mempertahankan julukan G-Dragon Wanita."

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga: Cara Jennie BlackPink Mendapatkan Tubuh Langsing yang Ideal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.