Senin, 10 Desember 2018

Cara Angelina Jolie Jelaskan Kekerasan Seksual kepada Anak

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angelina Jolie berpose saat menghadiri acara British Academy of Film and Television Awards (BAFTA) di Royal Albert Hall, London, 18 Februari 2018. AP Photo

    Angelina Jolie berpose saat menghadiri acara British Academy of Film and Television Awards (BAFTA) di Royal Albert Hall, London, 18 Februari 2018. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Angelina Jolie sudah berkampanye untuk melawan kekerasan seksual. Tapi berkampanye ke dunia luar tidak boleh membuat lengah akan kesadaran anti-kekerasan seksual dalam keluarga.

    Baca: Dagu Angelina Jolie Kalah Indah Dibanding Seleb Ini

    Angelina Jolie ingin memastikan generasi berikutnya memiliki pengetahuan yang benar dan cukup mengenai topik ini, terutama anak-anaknya yang mulai beranjak remaja. Angelina Jolie mengatakan sudah membicarakan ihwal anti-kekerasan seksual kepada enam anaknya.

    Mengutip laman InStyle, Angelina Jolie memberi tahu Maddox, 17 tahun, Pax (15), Zahara (13), Shiloh (12), dan si kembar Knox dan Vivienne (10) tentang apa itu kekerasan seksual. Bagi Angelina Jolie, anak perempuan dan laki-laki punya kebutuhan yang sama tentang pengetahuan anti-kekerasan seksual.

    Vivienne Jolie-Pitt, (baris depan dari kiri), Knox Jolie-Pitt, Sareum Srey Moch, (baris tengah dari kiri), Loung Ung, Maddox Jolie-Pitt, Pax Jolie-Pitt, Kimhak Mun, Shiloh Jolie-Pitt, Zahara Jolie-Pitt dan Angelina Jolie menghadiri penayangan perdana film `First They Killed My Father` di Toronto International Film Festival (TIFF) pada 11 September 2017. AP Photo

    "Kekerasan seksual bukan hanya urusan perempuan. Jadi, saya membiacarakan isu ini dengan anak-anak," ucap dia. Pada intinya, menurut Angelina Jolie, perempuan dan laki-laki harus bekerja sama untuk mencegah perilaku kekerasan ini terjadi.

    Baca juga: Ternyata Angelina Jolie Pernah Ukir Tato Cintanya pada Brad Pitt

    Angelina Jolie juga menjelaskan kepada anak-anaknya tentang hubungan yang sehat antara pria dan wanita. Di semua hubungan, sama sekali tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual dalam jenis apapun.

    "Wanita dan pria yang menjadi penyintas dan anak-anak yang lahir dari pemerkosaan seringkali diperlakukan seolah-olah mereka adalah orang yang telah melakukan sesuatu yang salah," kata Angelina Jolie. Sebab itu, dengan membicarakan topik ini kepada anak-anak -tanpa membedakan jenis kelamin mereka, Angelina Jolie memastikan siappun tahu apa yang salah dan apa yang benar mengenai kekerasan seksual.

    Artikel lainnya: Pasca Cerai, Apa yang Terberat Menurut Angelina Jolie?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.