Senin, 10 Desember 2018

NH Dini Kebanjiran, Gembira Saat Mochtar Lubis Beri Rp 100 Ribu

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putri sastrawan Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin atau NH Dini (82), Marie Claire Lintang Coffin (kanan) berdiri di samping peti jenazah ibunya sebelum proses kremasi di Krematorium Gotong Royong, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu 5 Desember 2018. NH Dini yang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas di jalan Tol Tembalang Semarang, pada Selasa sore (4/12). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putraama

    Putri sastrawan Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin atau NH Dini (82), Marie Claire Lintang Coffin (kanan) berdiri di samping peti jenazah ibunya sebelum proses kremasi di Krematorium Gotong Royong, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu 5 Desember 2018. NH Dini yang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas di jalan Tol Tembalang Semarang, pada Selasa sore (4/12). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putraama

    TEMPO.CO, Jakarta - Novelis NH Dini meninggal karena kecelakaan lalu lintas pada Selasa, 4 Desember 2018. Penulis novel berjudul 'Pada Sebuah Kapal' itu sempat dilarikan ke Rumah Sakit Elisabeth, Semarang, Jawa Tengah, namun nyawanya tak tertolong. NH Dini meninggal di usia 82 tahun pada Selasa pukul 16.00.

    Baca: 5 Fakta Menarik tentang Pribadi NH Dini

    NH Dini memang lahir dan menghabiskan masa tua di Semarang. Setelah bercerai dari suaminya Yves Coffin pada 1984, NH Dini memutuskan pindah dari Prancis ke Indonesia. Dia kemudian tinggal sendiri di Semarang. Mengutip laporan Majalah Tempo edisi 13 Februari 1993, NH Dini pernah mengalami peristiwa buruk saat tinggal sendirian.

    Rumahnya di Kompleks Padana Merdeka, diterjang banjir. NH Dini akhirnya mengungsi ke rumah kakaknya, di Kampung Sekayu, Semarang. "Saya ngeri. Saya tak berani menempati rumah itu lagi," kata Dini yang saat itu berusia 57 tahun.

    NH Dini alias Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin. TEMPO/Ijar Karim

    Karena dihantam banjir, rumah NH Dini rusak parah. Lantai rumahnya retak tiga meter dan lantai di bagian teras sepanjang 7 meter sampai hanyut. Pagar rumah bersama tanamannya ambrol ke jurang. Bahkan pintu gerbang dari besi hanyut sejauh 50 meter.

    NH Dini sedih bukan kepalang. Sebenarnya dia ingin rumah itu menjadi pondok bacaan anak-anak. Di tengah musibah itu, NH Dini sedikit terhibur atas kedatangan sesama sastrawan, Mochtar Lubis. Saat itu, Mochtar Lubis memberinya uang untuk membantu memperbaiki rumah. "Saya dikasih uang Rp 100 ribu oleh Bang Mochtar," ucap NH Dini.

    Mochtar Lubis adalah seorang jurnalis yang juga penulis novel. Salah satu karyanya yang populer adalah novel berjudul 'Harimau Harimau'. Lelaki kelahiran Padang, 7 Maret 1922 itu meninggal di Jakarta pada 2 Juli 2004.

    Artikel lainnya: NH Dini, Ibu Sutradara Film Minions Tinggalkan Wasiat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.