Senin, 10 Desember 2018

Kontroversi Saat Pesepak Bola Ada Hegerberg Diminta Menari Twerk

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ada Hegerberg. Situs Tellerreport

    Ada Hegerberg. Situs Tellerreport

    TEMPO.CO, Jakarta - Pesepak bola perempuan asal Norwegia, Ada Hegerberg menerima penghargaan Ballon d'Or di Paris, Prancis, pada Senin, 3 Desember 2018. Ballon d'Or adalah penghargaan untuk pesepak bola terbaik dunia yang diselenggarakan oleh French Football di Paris, Prancis.

    Ada Hegerberg berhasil memenangkan penghargaan tersebut setelah mendapatkan 45 suara dari jurnalis seluruh dunia. Wanita bernama lengkap Ada Martine Stolsmo Hegerberg ini juga menjadi perempuan pertama yang menerima penghargaan Ballon d’Or.

    Baca: Ternyata Biby Alraen Suka Main Sepak Bola

    Hanya saja, ada peristiwa yang memantik kontroversi saat Ada Hegerberg menerima penghargaan Ballon d'Or. Setelah wanita 23 tahun itu menerima piala, pembawa acara DJ Martin Solveig menanyakan sesuatu kepadanya. Dengan menggunakan bahasa Prancis, Martin Solveig menanyakan kepada Ada Hegerberg apakah dia bisa melakukan Twerk.

    Twerk adalah tarian provokatif yang dilakukan dengan menggerakkan area di sekitar pinggul, bokong, dan pinggang. Mendengar pertanyaan itu, Ada Hegerberg menjawab singkat, "tidak", kemudian pergi berlalu dengan menggenggam pialanya.

    Ada Hegerberg. Reuters

    Kejadian itu tersebar di media sosial dan memantik kontroversi. Netizen, terutama wanita, kesal dengan cara pembawa acara memperlakukan pemenang Ballon d'Or pria dan wanita. Para pemenang penghargaan pria tidak pernah mendapat pertanyaan yang tak ada kaitannya dengan sepak bola. Sedangkan Ada Hegerberg, yang notabene perempuan pertama yang meraih penghargaan bergengsi itu langsung mendapatkan pertanyaan yang melecehkan.

    Mengutip The Guardian, Ada Hegerberg mengatakan saat di panggung, dia tidak berpikir sama sekali kalau pertanyaan dari Martin Solveig itu melecehkan. Dia baru sadar setelah netizen ramai-ramai mempersoalkan peristiwa itu.

    "Saya tidak berpikir sama sekali kalau itu termasuk kekerasan seksual. Setelah saya tahu twerk itu tarian, saya berpikir mungkin mereka ingin merayakan ini dengan menari," ucap dia. "Tapi sungguh saya tak tahu twerk itu apa. Saya hanya merasa bahagia dan cuma ingin merayakan penghaargaan ini."

    Ada Hegerberg. Reuters

    Ada Hegerberg berharap penghargaan Ballon d'Or yang diraihnya bisa menginspirasi perempuan untuk mengejar dan mewujudkan mimpinya di bidang apapun, termasuk sepak bola. "Kemenangan ini adalah kemajuan besar bagi sepak bola wanita," ucapnya. Ada Hegerberg ingin kemenangannya bisa meningkatkan kesetaraan gender di dunia sepak bola. Dia juga tak mau kontroversi pertanyaan dari DJ Martin Solveig berlanjut.

    Artikel lainnya:
    Kenalan dengan Wasit Sepakbola Berhijab Indonesia Nur Holisah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.