Jangan Berutang untuk Senang-senang, Fokuslah pada Keperluan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi uang

    ilustrasi uang

    TEMPO.CO, Jakarta - Semakin banyak cara meminjam uang di tengah perkembangan industri financial technology alias fintech. Industri ini mempermudah pengguna untuk mendapatkan layanan secara instan.

    Konsultan keuangan Imelda Tarigan mengatakan tidak ada rumus pasti dalam mengatur anggaran untuk meminjam uang. Setiap orang punya gaya hidup dan pertimbangan yang berbeda.

    Artikel lain:
    Pusing Banyak Cicilan Utang Setiap Bulan, Ini Tips Mengatasinya
    Rencanakan Keuangan Selagi Muda dengan Empat Cara Berikut

    "Secara umum, kredit itu 30 persen dari pendapatan," kata Imelda.

    ADVERTISEMENT

    Paling penting, menurutnya, adalah memastikan seseorang memang mampu untuk membayar jumlah utang. Bila dirasa bisa bertanggungjawab atas keputusan tersebut, jumlah kredit lebih besar bukan masalah.

    Faktor kedua adalah tujuan dari utang tersebut. Jika tujuannya untuk kegiatan produktif yang menghasilkan, seperti fotografer berutang untuk membeli lensa baru, tentu sah-sah saja.

    Baca juga:
    Punya Utang Tidur, Kenali Ciri-cirinya
    Hidup Bebas dari Utang, Begini Caranya

    "Jangan untuk hura-hura yang kemudian bingung bayarnya bagaimana," ujarnya.

    Pada dasarnya, ia mengingatkan setiap orang untuk menyisihkan sebagian penghasilan untuk dana darurat yang tidak boleh diganggu gugat untuk situasi tak terduga.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.