Indikasi Gigi Bersih setelah Disikat, Bukan dari Banyaknya Busa

Sikat gigi teratur.

TEMPO.CO, Jakarta - Sikat dan pasta gigi adalah kebutuhan penting saat mandi. Ikatan Dokter Indonesia merekomendasikan masyarakat menyikat gigi minimal dua kali, yakni sehabis makan dan sebelum tidur.

Beragam pasta gigi beredar di pasar, termasuk pasta gigi dengan kandungan siwak. Busa yang dihasilkan pasta gigi dengan kandungan siwak acapkali tidak semelimpah pasta gigi lain, sementara masyarakat kerap menilai busa salah satu indikator kebersihan gigi dan gusi.

Artikel terkait:
Dokter Jelaskan soal Pentingnya Terapi Regeneratif Gigi
Dokter Jelaskan Cara Pakai Pasta Gigi Sensitif yang Tepat

Semakin melimpah busa odol, semakin yakin bahwa gigi dan gusi sudah bersih. Menurut drg. Bambang Nursasongko, Sp.KG(K) dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, pendapat itu tidak sepenuhnya benar.

"Sama seperti mencuci, kalau busanya belum banyak, kita merasa belum bersih. Lalu kita tambah deterjen dengan harapan busa makin melimpah dan bersih. Apakah banyak busa itu menjamin baju jadi bersih?,” kata Bambang.

“Belum tentu. Yang ada, limbah yang dihasilkan makin melimpah. Perhatikan iklan sabun cuci piring, cara mengecek kebersihan piring setelah dicuci yakni dengan menyapukan telunjuk ke piring itu. Kalau keset dan tidak licin, maka piring sudah bersih," tambah Bambang.

Baca juga:
Dokter Ingatkan Bahaya Veneer dan Kawat Gigi
4 Campuran Kunyit untuk Memutihkan Gigi

Begitu pula dengan menyikat gigi. Yang penting pasta gigi sudah diaplikasikan ke seluruh gigi menggunakan sikat.

"Tuhan memberi kita lidah, kita bisa menyapukan lidah ke gigi setelah disikat. Kalau terasa keset sebenarnya gigi kita sudah bersih," urai Bambang.

AURA






Jaga Kesehatan Gigi Harus Dibiasakan sejak Bayi

10 hari lalu

Jaga Kesehatan Gigi Harus Dibiasakan sejak Bayi

Dokter mengimbau orang tua untuk membiasakan menjaga kesehatan gigi anak sejak bayi. Simak anjurannya.


Penyebab Gigi Sensitif, Bukan Makanan Bersuhu Ekstrem

12 hari lalu

Penyebab Gigi Sensitif, Bukan Makanan Bersuhu Ekstrem

Dokter mengatakan makanan dan minuman dengan suhu ekstrem bukan penyebab gigi sensitif melainkan pemicu rasa ngilu pada gigi yang sensitif.


Inilah Daftar Perawatan Gigi yang Ditanggung BPJS Kesehatan

13 hari lalu

Inilah Daftar Perawatan Gigi yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Perawatan gigi dan mulut yang ditanggung BPJS Kesehatan cukup banyak dan dapat dilakukan melalui fasilitas kesehatan. Berikut daftarnya.


3 Tips Perawatan Gigi dan Mulut untuk Peminum Kopi

15 hari lalu

3 Tips Perawatan Gigi dan Mulut untuk Peminum Kopi

Bagi peminum kopi sangat penting memperhatikan kebiasaan menyikat gigi dan perawatan mukut untuk menjaga kesehatan gigi


Waktu Terbaik Menyikat Gigi Sebelum atau Sesudah Minum Kopi?

15 hari lalu

Waktu Terbaik Menyikat Gigi Sebelum atau Sesudah Minum Kopi?

Dokter gigi mengingatkan mengatakan bahwa peminum kopi harus lebih berhati-hati dalam kebiasaan menyikat gigi


4 Penyebab Sakit Gigi Tersebab Pulpitis

19 hari lalu

4 Penyebab Sakit Gigi Tersebab Pulpitis

Penyebab sakit gigi berlainan dipengaruhi kualitas perawatan gigi dan kebiasaan membersihkan mulut.


Cegah Gigi Berlubang dengan Pemeriksaan Gigi Berkala

20 hari lalu

Cegah Gigi Berlubang dengan Pemeriksaan Gigi Berkala

Mulut tak bersih menjadi faktor dominan penyebab gigi berlubang sehingga penting menjaga kebersihan gigi dan pemeriksaan rutin.


Kaitan Bakteri Mulut dan Sinusitis

20 hari lalu

Kaitan Bakteri Mulut dan Sinusitis

Dokter menjelaskan kaitan masalah pada gigi dan mulut dengan sinusitis. Seperti apa?


Pengaruh Kondisi Gigi dan Kesehatan Tubuh

24 hari lalu

Pengaruh Kondisi Gigi dan Kesehatan Tubuh

Kondisi gigi yang tidak rapi bisa menyebabkan masalah kesehatan gigi dan juga kesehatan fisik lainnya.


Bersihkan Karang Gigi di Rumah dengan Cara Mudah Berikut

32 hari lalu

Bersihkan Karang Gigi di Rumah dengan Cara Mudah Berikut

Bukan hanya tak indah dilihat, karang gigi juga bisa menyebabkan bau mulut. Berikut hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi karang gigi di rumah.