Gisella Anastasia Waspada di Media Sosial agar Tak Jadi Bumerang

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gisella Anastasia dan putriya Gempita di Mamain. Instagram

    Gisella Anastasia dan putriya Gempita di Mamain. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Gisella Anastasia begitu berhati-hati saat menggunakan media sosial. Menurut dia, media sosial apapun bisa mendatangkan berkah sekaligus musibah jika waspada.

    Baca: Gisella Anastasia Gugat Cerai: Gempi Bobo Sama Mama atau Papa?

    "Saya banyak merasakan manfaat dari media sosial. Bukan hanya untuk saya. Melalui media sosial, saya juga bisa memberikan manfaat untuk orang lain," kata Gisella Anastasia. Media sosial, dia melanjutkan, juga bisa menjadi lahan kerja baru.

    Selain di dunia nyata, Gisella Anastasia bisa memperoleh penghasilan dari dunia maya. "Lewat endorsement, saya bisa membantu meningkatkan penjualan produk orang lain. Berarti menambah penghasilan untuk merekajuga," ucap dia.

    ADVERTISEMENT

    Gisella Anastasia, Tabloidbintang.com

    Ketika menggunakan media sosial, Gisella Anastasia selalu mengantisipasi jika ada netizen yang suka beropini atau bahkan menghakimi. "Di media sosial, semua orang bebas berkomentar. Ini secara tidak langsung membentuk masyarakat yang gemar menghakimi," kata wanita 28 tahun ini.

    Baca juga: Gisella Anastasia Gugat Cerai, Psikolog Bicara Cinta yang Hilang

    Gisella Anastasia mengatakan ada warganet yang begitu enteng mengomentari kehidupan orang lain padahal mereka tidak mengenalnya, dan tak tahu kondisi sebenarnya. Contoh, ketika hendak mengunggah sesuatu di Instagram, dia selalu memikirkan konten dan keterangan apa yang patut disampaikan agar tidak memantik kontroversi.

    "Beda dengan Path (yang sekarang sudah berhenti beroperasi). Dulu saya pakai Path untuk lingkup pertemanan yang lebih kecil," ucap Gisella Anastasia. "Tapi tetap saja. Kalau tidak berhati-hati, bisa jadi bumerang untuk diri sendiri."

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lainnya:
    Gisella Anastasia: #SaveGempi Akan Mencelakakan Anak Saya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.