Ivy Batuta Pecinta Kenangan, Koleksi Fotonya Segudang

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ivy Batuta. Kapanlagi.com

    Ivy Batuta. Kapanlagi.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ivy Batuta gemar memotret momen kesehariannya. Di mana pun berada, dia tak pernah luput mengabadikan aktivitasnya, mulai dari bekerja sebagai presenter, berlibur bersama keluarga, hingga mengantar-jemput kedua anaknya ke sekolah.

    Baca: Diera Bachir Bagikan Tips Mengedit Foto Supaya Terlihat Natural

    Di telepon selulernya yang berkapasitas 256 gigabita, tersimpan lebih dari 17 ribu foto. Ivy Batuta memang menyukai kenangan. Bagi dia, foto amat penting karena menyimpan memori dalam hidupnya.

    Wanita 41 tahun ini belajar dari pengalaman ayahnya, yang tak memiliki foto selembar pun selama hidup sehingga tidak ada momen penting yang bisa ditunjukkan kepada anak-anaknya."Aku ingin semua hal terdokumentasi," ujarnya di Jakarta.

    ADVERTISEMENT

    Perempuan berdarah Minang ini masih menyimpan foto bersama suaminya, Edu Napitupulu, 12 tahun silam. Ada foto saat Ivy dan Edu berkencan untuk pertama kalinya, saat menjalani hubungan jarak jauh, juga ketika keduanya menikah di New York, Amerika Serikat, pada 2008. "Jalan-jalan ke mana pun kami memang selalu bawa tripod buat foto berdua," katanya.

    Baca juga: Ingin Foto Liburan yang Oke di Instagram, Coba Tips Berikut

    Foto-foto tersebut tersimpan rapi dalam puluhan album. Sebagian foto tergantung di dinding rumahnya. Ivy Batuta juga menaruhnya di laptop dan empat external hard drive berkapasitas 1-2 terabita. Dia menyimpannya dengan rapi dalam folder-folder.

    Misalnya, foto-foto anak keduanya disimpan dalam folder “Zivanka”, sesuai dengan nama sang anak. "Di dalamya ada folder ’Di Sekolah’. Dibuka, ada lagi folder ’Kelas 1’, ’Kelas 2’, dan seterusnya. Jadi mencarinya gampang," ucap Ivy.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.