Rabu, 12 Desember 2018

Cerita Hannah Al Rashid Mengalami Pelecehan, Kini Saatnya Melawan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Hannah Al Rashid saat menghadiri konferensi pers film Aruna dan Lidahnya di Jakarta, Kamis, 31 Mei 2018. Film ini disutradarai oleh Edwin dan skenario digarap oleh Titien Watimena. TEMPO/Nurdiansah

    Artis Hannah Al Rashid saat menghadiri konferensi pers film Aruna dan Lidahnya di Jakarta, Kamis, 31 Mei 2018. Film ini disutradarai oleh Edwin dan skenario digarap oleh Titien Watimena. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis Hannah Al Rashid menceritakan pelecehan yang dia alami. Peristiwa itu membuat dia trauma selama berbulan-bulan. Walaupun awalnya ragu menyampaikan pengalaman buruk itu ke publik, Hannah merasa sikap terbuka tentang pelecehan adalah sesuatu yang penting.

    Baca: Hannah Al Rashid Pernah Jadi Korban Pelecehan Seksual

    "Saya enggak akan lupa malam itu. Saya lagi jalan kaki ke kosan waktu dua cowok naik sepeda motor lewat dan memegang dada saya. Spontan saya langsung teriak sambil mengejar mereka. Bapak-bapak di pos deket situ melihat aja dan enggak bantuin sama sekali," tulis Hannah Al Rashid di laman Survei Change. Dia mengatakan kalau sepeda motor tersebut mengikuti dia dari belakang untuk mencoba memegang dada Hannah Al Rashid lagi.

    "Untungnya saya lebih siap. Saya tangkap tangan cowok itu sebelum dia pegang tubuh saya lagi. Tapi karena mereka naik sepeda motor, mereka bisa cepat kaburnya," tulis Hannah Al Rashid. Kendati Hannah adalah sosok perempuan yang tegas dan berani melawan, dia tetap merasakan trauma dari kejadian tersebut.

    Hannah Al Rashid. Tabloidbintang.com

    Terutama karena saat menceritakan pelecehan tersebut ke seseorang yang dekat dengannya, banyak yang malah mempertanyakan alasan Hannah jalan sendirian malam-malam dan busana apa yang dia gunakan. "Victim blaming dan rape culture emang masih begitu kuat di masyarakat kita," tulis Hannah.

    Baca juga:
    Rambut Hannah Al Rashid Dibleaching 7,5 Jam Sehari, Lalu Dihabisi

    Hannah Al Rashid mendorong masyarakat Indonesia untuk mengisi survei mengenai pelecehan seksual di ruang publik melalui Change.org. Dia ingin perempuan Indonesia bisa merasa aman, tak menjadi korban pelecehan, dan tidak berbalik jadi menyalahkan korban.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.