Shireen Sungkar Lebih Nyaman Berbusana Longgar, Ada Tahapannya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shireen Sungkar. Instagram.com/@shireensungkar

    Shireen Sungkar. Instagram.com/@shireensungkar

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak awal hadir di dunia hiburan hingga ini penampilan Shireen Sungkar mengalami perubahan. Bahkan setelah menikah dengan Teuku Wisnu, penampilan Shireen menjadi lebih tertutup hingga akhirnya mengenakan hijab.

    Baca juga: Shireen Sungkar Terinspirasi Fashion Muslimah Dubai

    Shireen Sungkar mengatakan perubahannya dalam mengenakan pakaian yang tertutup dilakukan secara bertahap. Ia tak langsung mengenakan pakaian serba longgar sebagai gaya berhijabnya. "Dulu kan aku memakai celana terus, namun kalau sesuai agama kan harusnya yang longgar, makanya secara bertahap memakai rok, pakai pakaian yang serba longgar," ungkap Shireen Sungkar, di Jakarta, Rabu 28 November 2018.

    Shireen Sungkar. Instagram.com/@shireensungkar

    ADVERTISEMENT

    Perubahan Shireen Sungkar memenuhi kewajibannya untuk menutup aurat pun dirasakannya tidak mudah. Shireen mengaku sempat tak percaya diri kala menggunakan pakaian longgar. "Awal-awal tentu enggak PD. Ada pikiran bahwa 'cocok enggak ya kalau pakai ini (pakaian longgar)?' Takut kelihatan pendek. itu pikiran yang sering terlintas. Tetapi lama kelamaan justru aku semakin nyaman dengan pakaian yang longgar," ungkap asik dari Zaskia Sungkar tersebut.

    Menurut ibu tiga anak ini, kesan tak cocok atau bahkan kesan pendek kala mengenakan pakaian longgar itu hadir karena seseorang belum terbiasa berpakaian yang demikian. "Sekarang aku sudah terbiasa dan malah jadi nyaman banget kalau pakai yang longgar. Pakai rok yang lebar, outer yang longgar, itu nyaman banget buat aku," pungkas Shireen Sungkar.

    AURA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.