Alasan Botol Minum yang Baru Dicuci Tak Boleh Langsung Diisi

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Botol Air Mineral (2)

    Ilustrasi Botol Air Mineral (2)

    TEMPO.CO, Jakarta - Spesialis mikrobiologi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. Yulia Rosa Saharman, SpMK., mengatakan botol yang baru saja dicuci sebaiknya dikeringkan terlebih dulu dan jangan langsung diisi dengan air minum. Meski secara kasat mata terlihat bersih, apalagi bila selama ini hanya diisi air mineral, botol air minum juga berpotensi jadi tempat bakteri berkembang biak.

    "Bakteri menyukai tempat yang lembab," ujar Yulia.

    Artikel lain:
    Tips Memilih Botol Plastik buat Minuman, Cek Kandungan Kimianya
    Bahaya BPA di Botol Plastik bagi Kesehatan

    Yulia menjelaskan ada riset dari peneliti di Universitas Wisconsin, Amerika Serikat, yang membandingkan kadar kuman pada botol yang dibawa mahasiswa dengan kadar kuman di dudukan toilet.

    ADVERTISEMENT

    "Ternyata, jumlah bakteri di botol lebih banyak daripada yang ada di toilet seat," ujarnya.

    Cara mencegah mikroba berkembang biak di botol minum adalah dengan mencucinya secara benar. Hal itu bakal mengurangi jumlah bakteri, meminimalisasi risiko munculnya penyakit akibat mikroba seperti sakit perut.

    Baca juga:
    Tip Membersihkan Botol Susu  

    Menurut Yulia, air dan sabun saja tidak cukup untuk mengeluarkan bakteri dari dalam botol. Sekadar mengocok isi botol dengan air panas juga belum cukup. Harus ada sikat botol atau spons khusus untuk menyapu permukaan dalam botol yang sulit terjangkau dengan spons biasa.

    "Terutama untuk menyikat bagian dalam, dasar botol sampai tutup botol," jelas Yulia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...