Senin, 10 Desember 2018

Cara Bedakan Ayam Beku dan Ayam Segar di Gerai Makanan Siap Saji

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menu ayam goreng spicy dan original beserta nasi dan sambal ijo di gerai Texas Chicken. TEMPO | Rini K

    Menu ayam goreng spicy dan original beserta nasi dan sambal ijo di gerai Texas Chicken. TEMPO | Rini K

    TEMPO.CO, Jakarta - Gerai makanan siap saji menjadi alternatif tempat makan yang enak, nyaman, harga terjangkau, dan disukai anak-anak. Meski namanya siap saji, setiap konsumen tentu ingin mendapatkan hidangan yang berkualitas dan bukan hanya dari sisi kecepatan penyajian.

    Salah satu yang dikhawatirkan oleh pelanggan gerai makanan siap saji adalah kualitas bahan yang dipakai. Khusus untuk makanan ayam goreng tepung, Country Head PT. Quick Service Restaurant -salah satu perusahaan yang memegang label gerai Texas Chicken, Daniel Harris Ishak, berbagi tips membedakan bahan ayam goreng yang sudah dibekukan dengan ayam segar.

    "Sangat mudah mengetahui apakah ayam yang digunakan itu sudah dibekukan atau belum. Perhatikan di bagian tulang sebelum menyantap ayam goreng yang sudah matang," kata Daniel Harris Ishak di acara peresmian gerai Texas Chicken di Pasar Festival, Rabu 28 November 2018. Menurut dia, jika bagian tulang, terutama di area sudut, ada yang terlihat agak hitam, maka itu adalah ayam yang sudah dibekukan.

    Country Head PT. Quick Service Restaurant Daniel Harris Ishak saat peresmian gerai Texas Chicken di Pasar Festival, Rabu 28 November 2018. TEMPO | Rini K

    Ayam goreng yang berasal dari bahan baku yang masih segar, Daniel Harris Ishak melanjutkan, memiliki cita rasa yang lebih segar dan 'juicy'. Untuk menjamin kesegaran bahan baku ayam di Texas Chicken, dia menjelaskan, setiap potong ayam hanya diberi waktu tiga hari sejak pemotongan, proses marinasi selama satu hari, pengolahan, dan siap di sajikan kepada konsumen.

    Bahan baku ayam tersebut, menurut Daniel Harris Ishak, disimpan di lemari pendingin atau chiller, dan tidak dibekukan. "Ayam yang digoreng hari ini, harus habis hari ini
    juga. Besok stoknya sudah beda lagi," ucap dia.

    Head of Operation PT. Quick Service Restaurant, Maulana menambahkan, di setiap gerai, ayam yang sudah matang akan diletakkan di dalam lemari untuk menjaga suhunya di angka 160 derajat Fahrenheit atau sekitar 71 derajat celcius. "Saat disajikan harus dalam kondisi hangat," ucap dia.

    Artikel lainnya: Ayam Goreng dari Abad Ke-18 Curi Perhatian Netizen


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.