Ternyata, Ini yang Bikin Jennie BlackPink Dicap Sombong

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jennie BlackPink. Soompi

    Jennie BlackPink. Soompi

    TEMPO.CO, Jakarta - Warganet adalah raja dunia maya. Opini yang mereka tulis kadang menusuk, akurat, meski sering juga tak masuk akal. Tapi justru karena itulah mereka ditakuti.

    Jennie BlackPink pun kini menjadi target kritikan warganetiz. Mereka sibuk membandingkan penampilan Jennie dulu dengan sekarang, saat manggung bersama BlackPink.

    Artikel terkait:
    Gaun Floral Mewah Jennie Blackpink, Harganya Senilai Rp 172 Juta
    Jennie Blackpink Merasa Aneh Disebut Fashionista

    Determinasi dan dedikasi Jennie dianggap berkurang jauh. Netizen yang membuat perbandingan video menganggap gerakan Jennie di panggung saat ini jauh berkurang, baik power dan energinya, dibanding pada 2016.

    Hal itu pun membuat sejumlah warganet menggangap Jennie mulai arogan. Ia pun dituding mulai arogan setelah merilis album solo.

    "Mungkin bisa dimengerti kalau itu masih geladi resik. Tapi apakah ia berpenampilan seperti itu di depan penggemar?" tulis seseorang.

    "Ia pasti menganggap dirinya seperti G Dragon wanita. Tapi ia masih perlu banyak latihan. Penampilan live-nya masih sangat parah," timpal netizen lain.

    Baca juga:
    BlackPink Konser di Indonesia, Intip Penampilan Mereka
    Lucunya Busana Pelangi Jennie BlackPink saat Konser di Indonesia

    Tak hanya itu, ada juga netizen yang menilai Jennie berubah karena merasa mendapat perhatian Yang Hyun Suk, bos YG Entertainment. Sekadar informasi, kritikan warganet yang sejenis ini juga bukan pertama kali terjadi.

    Sulli f(x) juga pernah dianggap mulai tampil malas -malasan karena sibuk proyek solo. Saat itu banyak penggemar membela dengan berbagai alasan, tak berapa lama kemudian Sulli memutuskan vakum dari grup.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.